Khazanah Islam
Profil dan Karya Penting Ibnu Katsir Materi Sejarah Kebudayaan Islam Kelas 8 Madrasah Tsanawiyah
Ibnu Katsir memiliki Nama lengkapnya, Imaduddin Isma’il bin Umar bin Katsir Al-Qurasyi AlBushrawi. Ia dilahirkan di Mijdal,
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pada masa Daulah Abbasiyah, ilmu tafsir mengalami perkembangan sangat pesat.
Era Daulah Abbasiyah bermunculan karya-karya di bidang tafsir yang dapat dipelajari untuk generasi berikutnya. Pada masa itu metode tafsir mengacu pada dua cara.
Cara yang pertama yakni dilakukan dengan cara tradisional atau Tafsir bil Ma’sur yaitu cara menafsirkan ayat-ayat Alquran dengan fatwa para sahabat Nabi SAW.
Kemudian cara kedua adalah dengan cara rasional atau tafsir bir Ra’yi yaitu penafsiran ayat-ayat Alquran dengan rasio atau akal.
Satu di antara Ulama bidang tafsir yang terkenal adala Ibnu Katsir.
• Metode Dakwah Sunan Kudus, Pelopor Toleransi Beragama di Nusantara
Ibnu Katsir memiliki Nama lengkapnya, Imaduddin Isma’il bin Umar bin Katsir Al-Qurasyi AlBushrawi.
Ia dilahirkan di Mijdal,
sebuah tempat di kota Bashrah pada tahun 701 H/1302 M).
Ayahnya, seorang khatib dan meninggal ketika Ibnu Katsir baru berusia empat tahun.
Selanjuntnya, diasuh dan dididik oleh kakaknya, Syaikh Abdul Wahhab.
Saat usia lima tahun diajak pindah ke Damsyik, negeri Syam pada tahun 706 H.
• Profil Imam Abu Hanifah Pendiri Madzab Hanafi Materi Sejarah Kebudayaan Islam 8 Madrasah Tsanawiyah
Beberapa karyanya yang terkenal di antaranya
1. Tafsir Alquran, kitab tafsir dengan riwayat, telah diterbitkan berulang kali dan telah diringkas oleh banyak ulama.
2. Al-Bidaayah wan Nihayah, terdiri dari 14 jilid, berisi kisah-kisah para Nabi dan umat-umat terdahulu, sirah Nabawiyah, sejarah Islam.
3. At-Takmiil fi Ma’rifatis Siqat wa Dhu’afa wal Majaahil.