Lewat HR Summit, AAJI Ingatkan Pentingnya Digitalisasi Industri Asuransi Jiwa

AAJI menyelenggarakan Human Resource (HR) Summit dengan tema “Future of Work” di Hotel Shangri-La, Kota Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2022).

Penulis: Dwi Nur Hayati | Editor: AMALIA PURNAMA SARI
DOK. AAJI
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyelenggarakan Human Resource (HR) Summit di Hotel Shangri-La, Kota Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2022). 

TRIBUNPONTIANAK.co.id - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyelenggarakan Human Resource (HR) Summit dengan tema “Future of Work” di Hotel Shangri-La, Kota Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2022).

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin para praktisi HR setiap perusahaan asuransi jiwa anggota AAJI guna membuka pola pikir dan bertukar informasi tentang perkembangan yang terjadi saat ini pada ruang lingkup sumber daya manusia (SDM).

Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan SDM dan Research and Development (R&D) AAJI David Nolan mengatakan bahwa semua perusahaan asuransi jiwa sedang berpacu dan berupaya mengembangkan apa yang mereka miliki.

“Saat ini teknologi sangat berperan pada setiap aktivitas untuk menunjang pekerjaan. Inilah saatnya untuk mengembangkan para SDM agar dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman yang dinamis serta berdampingan dengan kemajuan teknologi saat ini,” ucapnya dalam keterangan persnya, Jumat (9/12/2022).

David menjelaskan, Future of Work menjadi tema yang dipilih HR Summit karena menggambarkan perubahan budaya dan kebiasaan di dunia kerja dewasa kini.

Seperti diketahui, pandemi Covid–19 telah memperkenalkan masyarakat dengan internet of things (IoT), yakni era ketika segala aktivitas dan perilaku manusia mengalami perubahan yang begitu luas. Hal ini tentunya memerlukan pemahaman baru dari berbagai sisi.

“Dengan adanya IoT, tidak ada cara lain bagi industri selain terus berinovasi dan bertransformasi dari berbagai aspek, di antaranya SDM untuk mempertahankan dan memperkuat bisnis mereka,” jelas David.

Menurutnya, inovasi industri asuransi perlu dibawa ke arah digitalisasi guna menyeimbangkan kondisi perkembangan pasar.

Secara umum, sebut David, digitalisasi industri keuangan bukanlah sesuatu yang baru. Penggunaan mobile banking dan pembayaran secara cashless sudah sangat umum ditemukan di berbagai tempat.

“Industri asuransi jiwa perlu berbenah dan bersiap-siap untuk segera menerapkan hal yang sama dalam menjalankan bisnisnya,” imbuhnya.

Untuk menerapkan digitalisasi, lanjut David, diperlukan penguatan kualitas SDM yang harus mampu secara cepat bertransformasi dengan cara kerja industri asuransi jiwa.

Hadirkan para speakers handal

Sebagai informasi, kegiatan HR Summit menghadirkan para speakers handal pada bidang strategi dan pengembangan SDM pada era digital.

Para pembicara tersebut akan membahas bagaimana tantangan di era metaverse untuk industri, hingga pentingnya pengelolaan data bagi pengembangan organisasi di suatu perusahaan.

Pembicara pada sesi pertama adalah Stephen Ng pembicara dari Nusameta dengan pembahasan “The Impact of Metaverse in Insurance Industry”.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved