Khazanah Islam
Motede Dakwah Sunan Giri dalam Penyebaran Islam di Tanah Jawa
Usaha dakwah yang dilakukan menjadi lebih meluas dan leluasa karena memegang kedudukan sebuah pemimpin.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Keberadaan Bangsal Sri Manganti, Puri Kedhaton di Situs Giri Kedhaton, menjadi bukti sejarah bahwa Raden Paku bukan hanya ulama penyebar Islam.
Hal itu juga menjadi tanda bahwa beliau juga penguasa politik di wilayahnya.
Gelar Prabu Satmata atau Sunan Giri, juga disematkan ke Raden Paku. Dalam bahasa Jawa Kuno Sunan Giri berarti Raja Giri.
Usaha dakwah yang dilakukan menjadi lebih meluas dan leluasa karena memegang kedudukan sebuah pemimpin.
Sebagai bagian dari Dewan Wali Songo, Sunan Giri bertugas membuat tatanan pemerintahan di Jawa,
mengatur kalender perhitungan siklus perubahan hari, bulan, tahun, windu, menyesuaikan siklus pawukon serta merintis pembukaan jalan.
• Strategi Penyebaran Islam yang Dilakukan Sunan Ampel di Pulau Jawa
Salah satu proses Islamisasi melalui pendidikan yang diperankan Sunan Giri adalah usaha mengambil alih lembaga pendidikan Syiwa-Budha yang disebut
mandala, asrama, atau dukuh menjadi pesantren.
Pada masa Majapahit dukuh dijadikan sebagai tempat pertapaan untuk mendidik calon pendeta, lalu oleh para Wali Songo dukuh diformat menjadi “pesantren” dan peserta didik yang belajar disebut santri.
Kata santri berasal dari kata sashtri yang berarti orang suci yang mempelajari kitab suci.
Dalam perjalanannya, pesantren mengajarkan berbagai macam pengetahuan, agama, kebudayaan,Seni, ekonomi, dsb.
Kemasyhuran dan pengembaraan Raden Paku, saat muda dalam menjalankan usaha dagang milik Nyi Ageng sambil menyebarkan Islam ke berbagai daerah.
Itu menjadikan Sunan Giri dikenal luas hingga santrinya tidak hanya berdatangan dari pulau Jawa,
bahkan dari Makasar, Lombok, Sumbawa, Sumbawa, Flores, Ternate, Tidore, dan Hitu.
Persebaran santri dari berbagai penjuru daerah menunjukkan kemajuan dan perkembangan pesantren yang mulai diminati masyarakat masa itu.
Dalam dakwahnya, Sunan Giri tidak hanya mengembangkan sistem pesantren yang diikuti santri-santrinya di berbagai daerah,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sunan-giri-wali-songo-raden-paku.jpg)