Wali Kota Pontianak Ancam Bongkar Bangunan yang Berdiri di Atas Parit

Bangunan yang berdiri di atas parit atau drainase dikatakannya telah melanggar peraturan daerah dan dapat dikenai sanksi pembongkaran.

Penulis: Ferryanto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Tribunpontianak/Muhammad Rokib
Wali Kota Pontianak Edi Kamtono saat membuka Festival Kapuas Mewujudkan Kota Pontianak Tanpa Asap Rokok di Taman Alun Kapuas, Sabtu 19 November 2022. Edi Kamtono menegaskan akan membongkar bangunan yang berdiri di atas parit atau drainase. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono menegaskan akan membongkar bangunan yang berdiri di atas saluran air atau drainasenya di Kota Pontianak.

Bangunan yang berdiri di atas parit atau drainase dikatakannya telah melanggar peraturan daerah dan dapat dikenai sanksi pembongkaran.

"Bangunan diatas parit tidak boleh, itukan menggunakan perizinan OSS (Online Single Submission), dan itu harus sesuai persyaratan, bila ada yang hendak membangun bangunan diatas parit itu tidak boleh, tidak akan kita efektifkan," ujar Edi dalam keterangan pada Sabtu 3 Desember 2022.

Bila ada bangunan yang sudah berdiri di atas parit, ia menegaskan akan dibongkar, karena bangunan diatas parit dapat merusak lingkungan.

"Harusnya bongkar kalau salah, masak kita merusak lingkungan," tegasnya.

Sambut Hangat Ari Lasso di Kediamannya, Edi Kamtono: Beliau Tertarik dengan Kota Pontianak

Edi Kamtono Minta Lurah dan Camat se-Pontianak Lapor Jika Temukan Penimbunan Sembako

Edi Kamtono kembali menegaskan bahwa ada dasar hukum yang melarang mendirikan bangunan diatas parit, yakni Perda Kota Pontianak.

Sementara, itu warga jalan setia budi Pontianak, Verry menyampaikan bahwa dirinya khawatir bila semakin banyak bangunan yang berdiri diatas parit maka akan mempengaruhi lingkungan.

Ia mencontohkan bahwa bangunan rumah yang berdiri di atas parit juga terdapat di kawasan jalan Setia Budi, Pontianak.

Berdirinya bangunan diatas parit secara langsung akan mempengaruhi lebar serta kedalam dari parit tersebut, sehingga mengganggu saluran air yang kemudian menyebabkan banjir.

Dirinya pun meminta kepada Pemerintah Kota Pontianak agar menindak tegas bangunan yang berdiri diatas parit karena sudah melanggar Perda dan mengancam lingkungan.

"Kalau memang bangunan melanggar aturan, kamu minta pemerintah Kota Pontianak menindak tegas," ujarnya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved