Lokal Populer

Tiga Prosesi Adat Sambut Tamu di Tempat Festival Danau Sentarum

momentum Festival Danau Sentarum menunjukkan keberagaman budaya dan istiadat selalu kompak untuk segala kegiatan termasuk, mensukseskan festival danau

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan didampingi pihak kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, saat menghadiri festival danau Sentarum, di Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis 1 Desember 2022. 

Program Tropical Forest Conservaction Act (TFCA) Kalimantan merupakan program kerjasama antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Amerika Serikat.

Dan bermitra dengan The Nature Conservancy (TNC) dan World Wildlife Fund For Nature-Indonesia (WWF)  dimana Yayasan KEHATI sebagai Administrator yang menyalurkan hibah dari skema pengalihan utang untung konservasi hutan.

Sejak tahun 2014, TFCA Kalimantan telah berkegiatan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk melindungi keanekaragaman hayati dan ekosistemnya.

Meningkatkan mata pencaharian masyarakat sekitar hutan melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Melaksanakan kegiatan untuk mengurangi emisi dan deforestasi dan degradasi hutan, serta penyebaran ide dan berbagi pengalaman dan pembelajaran tentang konservasi hutan.

Saat ini terdapat 24 mitra, dari siklus 1 sampai dengan siklus 5 yang telah berkegiatan di Kapuas Hulu.

Keikutsertaan TFCA Kalimantan pada penyelenggaranaan Festival Danau Sentarum di tahun 2022 yang diselenggarakan dari tanggal 1- 4 Desember 2022 di Lanjak.

Dengan tema Lestarikan adat budaya dan alam atmosfer ekosistem di Betung Kerihun Danau Sentarum selain menjadi salah satu penanggungjawab pada even penyelenggaraan parade minum madu sebanyak 3500 cangkir khusus dari bambu,

Selain itu juga dengan mengikuti pameran produk unggulan dari mitra siklus 5 di antaranya;

  1. LPHD Mentari Kapuas dengan produk Madu hutan alam yang telah dikemas dalam berbagai ukuran
  2. LPHD Bahenap dengan produk kopi Bahenap produk unggulan dari jenis kopi robusta
  3. PRCF yang akan memamerkan produk produk bambu sriwangi dan juga informasi terkait Imbal Jasa Ekosistem
  4. SIPAT dengan produk andalan Selai dan Sirup Tengkawang, produk butter tengkawang dan hasil kerajinan anyaman rotan dari masyarakat adat Sungai Utik
  5. INDECON dengan informasi kegiatan penguatan daya saing ekowisata di Kapuas Hulu
  6. IPB dengan informasi kegiatan penelitian dan konservasi Lutung Sentarum
  7. LPHD Bumi Lestari dengan produk olahan dari Ikan dalam bentuk abon dan kerupuk
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved