Sambas Resmi jadi Kota Penyalur BBM Satu Harga Area Kalbar dan Kaltara

Untuk peresmian BBM 1 Harga di Sambas meliputi 14 penyalur yaitu area Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara.

Editor: Rizky Zulham
Dok. BPH Migas
BPH Migas dan PT Pertamina menginisiasi program BBM Satu Harga sebagai wujud untuk ketersediaan, kemudahan akses, dan keterjangkauan harga BBM, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kini Sambas ditetapkan sebagai Kota penyalur BBM satu harga untuk area Kalimantan Barat dan Kalimtan Utara.

Hal itu diumumkan secara resmi oleh Kementerian ESDM melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina (Persero).

Pada kesempatan itu, pihak terkait kembali meresmikan 34 penyalur BBM Satu Harga serentak di 3 kota yaitu Nias Selatan, Sambas dan Hulu Sungai Selatan.

Melalui peresmian di 3 kota ini maka kini penyalur yang beroperasi menjadi 412 penyalur di seluruh Indonesia.

Harga BBM Resmi Naik Lagi, Cek Harga Pertalite dan Solar Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia

Kepala BPH Migas, Erika Retnowati mengatakan tujuan dari program BBM Satu Harga.

Yaitu untuk mewujudkan ketersediaan, kemudahan akses dan keterjangkauan harga BBM, terutama di daerah 3T terdepan, terluar dan tertinggal di wilayah Indonesia.

Sepanjang tahun 2022, terdapat 92 penyalur ditargetkan hadir memenuhi kebutuhan BBM warga di daerah 3T, dan hingga 30 November sudah terbangun 81 penyalur.

"Melalui kebijakan BBM Satu Harga ini diharapkan daerah di luar Jawa dapat menikmati BBM yang harganya sama dengan di Pulau Jawa.

Sehingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud serta memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah," Jelas Erika dalam siaran pers, Kamis 1 Desember 2022.

Adapun sebaran titik BBM Satu Harga difokuskan kepada wilayah-wilayah diluar Jawa, Madura, dan Bali, atau wilayah yang memerlukan akses energi.

Tidak jarang, wilayah ini pula mendatangkan tantangan yang besar dalam proses distribusinya.

Untuk menjawab tantangan distribusi ini, Direktur Utama PT Pertamna Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dalam memastikan proses distribusi terus berjalan dengan baik.

Menurutnya, kehadiran BBM Satu Harga agar dapat melayani secara berkelanjutan harus diimbangi dengan jaminan distribusi yang baik.

"Kedepan, kami akan terus berkoordinasi memastikan distribusi BBM dapat berjalan dengan maksimal, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat kualitas.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved