Peras Kontraktor, 1 Pegawai LPSE Ketapang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Sebelumnya beberapa waktu lalu Tim dari Polda Kalbar mengamankan sejumlah orang dari kantor LPSE Kabupaten Ketapang atas dugaan tindak pidana.

Penulis: Ferryanto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Istimewa
Ilustrasi pemerasan. Satu orang pegawai LPSE Ketapang ditetapkan sebagai tersangka usai diduga memeras sejumlah Kontraktor. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polda Kalbar menetapkan seorang pegawai dari kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Ketapang sebagai tersangka atas pemerasan kepada sejumlah Kontraktor.

Sebelumnya, tim dari Polda Kalbar mengamankan sejumlah orang dari kantor LPSE Kabupaten Ketapang atas dugaan tindak pidana.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Raden Petit Wijaya menyampaikan dari hasil penyelidikan kepolisian telah menetapkan satu orang sebagai tersangka atas kasus tersebut.

"Kasus LPSE Kabupaten Ketapang tersangka satu orang berinisial SB, dan saat ini masih P19," ujar Kombespol Raden Petit Wijaya, Rabu 30 November 2022.

Gunakan Sampan, Pemuda 18 Tahun di Pontianak Nekat Curi Rantai dari Tronton di Pelabuhan Dwikora

Kejari Ketapang Musnahkan Barang Bukti dari 63 Perkara, Alamsyah: Kasus Narkotika Masih Mendominasi

Dalam kasus tersebut ia mengatakan kepolisian telah memeriksa sebanyak 12 orang saksi.

Dari hasil pemeriksaan, Kombes Raden Petir mengungkapkan bahwa tersangka melakukan pemerasan dengan meminta uang kepada kontraktor dengan ancaman akan mempersulit mendapatkan proyek bila tidak menyerahkan uang.

"Dalam kasus ini tidak ada kerugian negara, kasusnya pemerasan, Modusnya memeras meminta uang ke kontraktor, dengan ancaman kedepannya akan dipersulit jika tidak memberikan uang," jelasnya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved