Jokowi ke Kalbar

Apresiasi Temu Akbar TBBR, Adrianus Sebut Bangsa Indonesia Besar Karena Adat Istiadat Budaya

"Bangsa Indonesia ini besar juga karena adat istiadat dan kebudayaan, satu diantaranya suku Dayak Kalimantan yang masih menjaga adat istiadat dan buda

TRIBUNPONTIANAK/HADI SUDIRMANSYAH
Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalbar 2 DR Adrianus Asia Sidot mengucapkan selamat sukses pelaksanaan Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) atau Temu Akbar Pasukan Merah pada Selasa 29 November 2022 di Rumah Radakng, Kota Pontianak.

Seperti diketahui kegiatan Temu Akbar Pasukan Merah-TBBR di hadiri Presiden RI Joko Widodo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kapolri Jend Pol Listyo Sigit Prabowo.

Anggota Komisi X DPR RI yang juga tokoh Dayak Kalbar ini juga mengapresiasi kegiatan temu Akbar pasukan merah-TBBR ini berjalan lancar dan tertib.

"Bangsa Indonesia ini besar juga karena adat istiadat dan kebudayaan, satu diantaranya suku Dayak Kalimantan yang masih menjaga adat istiadat dan budayanya contohnya acara Naik Dango',"kata Mantan Bupati Landak dua periode ini.

Kata Edi Kamtono Usai Dampingi Kunker Jokowi di Pontianak, Sebut Pontianak Sejajar dengan Kota Besar

Maka, Adrianus berharap generasi muda khususnya masyarakat suku Dayak untuk senantiasa melestarikan adat istiadat dan budaya kearifan lokal yang ada.

"Sekali lagi saya ucapkan Selamat dan sukses acara Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) atau Temu Akbar Pasukan Merah pada di Rumah Radakng Pontianak, mari bersama kita lestarikan adat istiadat budaya kita," ajak legislator Partai Golkar ini

Seperti diketahui Presiden RI Joko Widodo saat membuka Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) atau Temu Akbar Pasukan Merah di Rumah Radakng, Kota Pontianak menyampaikan sambutannya bahwa negara kita adalah negara besar dengan keanekaragaman suku dan budaya. Ada sekitar 714 suku di Indonesia. Untuk itu dirinya berpesan kepada masyarakat maupun pemimpin kedepan agar memiliki kesadaran mengenai keberagaman Indonesia.

Menurut Presiden Joko Widodo, keberagaman perbedaan itu merupakan kekayaan besar dari bangsa Indonesia. Keberagaman dan perbedaan harus dapat dijadikan sebagai kekuatan dari bangsa ini, bukan menjadikannya sebagai kelemahan.

"Oleh sebab itu perbedaan itu bukan memecah belah, perbedaan itu adalah kekuatan. Perbedaan itu bukan melemahkan tetapi menguatkan. Jangan sampai karena berbeda suku, berbeda subsuku kita menjadi terpecah belah. Justru karena kita berbeda-beda itulah menjadi sebuah kekuatan besar," pesannya.

Untuk diketahui, selama kunjungan kerja Presiden di Kalimantan Barat situasi dan kondisi berlangsung aman dan lancar. Peserta Bahaupm Bide Bahana TBBR serta masyarakat menyambut Presiden dengan semangat dan antusias. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved