PT Jasa Raharja Kalbar

Kunjungan Koordinasi Jasa Raharja Kalbar dengan Kepala PLBN Entikong

PT Jasa Raharja melalui Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 2/PMK.010/2003 tanggal 2 Januari 2003 telah ditunjuk sebagai Biro....

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
PT Jasa Raharja Kalimantan Barat melalui Kepala Perwakilan Sintang, Ineng SP Wahyuni melaksanakan koordinasi Bersama Kepala Pos Lintas Batas Negara Entikong Victorius Dunand, SE, M. Si. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – PT Jasa Raharja Kalimantan Barat melalui Kepala Perwakilan Sintang, Ineng SP Wahyuni melaksanakan koordinasi Bersama Kepala Pos Lintas Batas Negara Entikong Victorius Dunand, SE, M. Si.

“Kunjungan koordinasi ini dalam rangka menginisiasi SOP di Kantor PLBN dengan ada nya Kantor Bank sebagai Bendahara Penerimaan dari berbagai instansi di dalam rangkai core bisnis dimana masyarakat hendak mempermudahan sistem adminitrasi berupa dari Custom, Visa Hingga terbitnya polis Insurance Jasa raharja yang akan keluar masuk luar negeri maupun dalam negeri,” terang kepala Perwakilan Jasa Raharja Sintang, Ineng SP Wahyuni saat dikonfirmasi.

PT Jasa Raharja melalui Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 2/PMK.010/2003 tanggal 2 Januari 2003 telah ditunjuk sebagai Biro Nasional Indonesia untuk menjalankan Skim Asuransi Kendaraan Bermotor ASEAN.

Fungsi skim asuransi tersebut adalah untuk memberikan perlindungan dan ganti rugi bilamana kendaraan dari negara ASEAN mengalami kecelakaan di wilayah Negara Republik Indonesia.

Jasa Raharja Kalbar Bersama Bapenda Kalbar Verifikasi & Konfirmasi Data Tunggakan Pada PT KBAS

“Tugas PT Jasa Raharja PLBN adalah menjalankan dan memberikan pelayanan terkait skim asuransi kecelakaan sebagaimana penugasan oleh Menteri Keuangan,” tambahnya.

Perlu diketahui bahwa skim asuransi yang dimaksud telah menjamin empat objek pertanggungan sekaligus yakni Pengemudi (termasuk crew), Casco, TPL Bodily Injury dan TPL Property Damage. Dengan kata lain, baik korban manusia (bodily injury) maupun kendaraan akan mendapatkan perlindungan asuransi bilamana terjadi kecelakaan.

“Sebagaimana proses asuransi pada umumnya, dimana perlindungan asuransi harus berdasarkan polis dan premi yang harus dibayar oleh setiap kendaraan yang melintas di Pos Lintas Batas. Besaran premi yang dipungut oleh Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera di perbatasan bervariasi tergantung dengan jenis kendaraan dan periode waktu proteksi dari kendaraan yang melintas,” tutupnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved