Harga Minyak Dunia Resmi Turun! Cek Harga BBM Terbaru Eceran Solar dan Pertalite SPBU se-Indonesia

Penurunan tajam pada harga minyak dibayangi oleh kekhawatiran akan kenaikan suku bunga AS, dan prospek permintaan China.

Editor: Rizky Zulham
NET/ISTIMEWA
Ilustrasi isi minyak di SPBU - Harga Minyak Dunia Anjlok! Cek Harga BBM Eceran Solar dan Pertalite di SPBU Seluruh Indonesia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kabar terbaru hari ini menyebutkan harga minyak dunia mengalami penurunan yang signifikan pada perdagangan Kamis 17 November 2022 atau Jumat (WIB/waktu Indonesia).

Penurunan tajam pada harga minyak dibayangi oleh kekhawatiran akan kenaikan suku bunga AS, dan prospek permintaan China.

Mengutip CNBC, harga minyak minyak mentah Brent mengalami penurunan 3 persen dan menetap pada level 90,5 dollar AS per barrel.

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) anjlok 4,1 persen, menjadi 82,05 dollar AS per barrel.

Harga BBM Resmi Turun! Daftar Harga Baru Pertalite dan Solar di SPBU Seluruh Indonesia

Pergerakan harga minyak mengalami tekanan pada perdagangan Kamis, karena kenaikan kasus Covid-19 di China.

Sementara itu, para investor khawatir AS akan menaikkan suku bunganya lebih agresif dalam menekan laju inflasi.

“Ini semacam pukulan tiga kali lipat.

Kasus Covid-19 yang meningkat di China, hingga suku bunga yang terus meningkat di AS.

Dan sekarang apa yang terjadi di pasar adalah pelemahan secara teknis,” kata Dennis Kissler, wakil presiden senior perdagangan di BOK Financial.

Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard mengatakan aturan kebijakan moneter dasar akan mengharuskan suku bunga naik setidaknya sekitar 5 persen.

Sementara asumsi yang lebih ketat akan merekomendasikan suku bunga di atas 7 persen.

Dollar AS juga mengalami kenaikan, karena investor mencerna data ekonomi AS.

Dollar yang lebih kuat ini membuat harga minyak akan lebih mahal bagi pemilik mata uang selain dollar AS.

China melaporkan peningkatan infeksi Covid-19 setiap hari.

Di sisi lain kilang minyak China juga telah meminta untuk mengurangi volume minyak mentah Saudi pada bulan Desember mendatang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved