Khazanah Islam

Arti, Syarat, Rukun dan Hukum Melaksanakan Iktikaf di Masjid

Istilah itikaf berasal dari Bahasa Arab yang berarti tinggal, menetap, atau berdiam diri di suatu tempat.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ File
Sejumlah Umat Muslim di Pontianak Saat Melakukan Iktikaf di Masjid Mujahidin. Istilah itikaf berasal dari Bahasa Arab yang berarti tinggal, menetap, atau berdiam diri di suatu tempat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Saat Ramadhan tiba banyak umat Muslim berbondong-bondong ingin melakukan Itikaf.

Apalagi pada 10 Malam terakhir Ramadhan, intensitas orang yang ingin Itikaf akan lebih banyak.

Lantas apakah yang dimaksud dengan Itikaf?

Apa saja Syarat dan Rukun agar Itikaf yang dilakukan bernilai pahala dan bukan sekadar tidur di Masjid.

Berikut ini akan penjelasan tentang pengertian dan penjelasannya.

Istilah itikaf berasal dari Bahasa Arab yang berarti tinggal, menetap, atau berdiam diri di suatu tempat.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Januari Kalender 2023 Bertepatan Penanggalan Islam 1444 Hijriah

Sedangkan menurut istilah itikaf adalah berdiam diri di dalam masjid untuk beribadah kepada Allah yang dilakukan oleh orang tertentu dengan tata cara tertentu.

Jumhur ulama berpendapat bahwa hukum asal melaksanakan Itikaf adalah sunnah.

Namun hukum itu bisa berubah menjadi wajib jika seseorang bernadzar untuk melaksanakannya.

Meskipun demikian, ada perbedaan pendapat di antara para ulama tentang tingkat kesunnahannya.

Madzhab Asy-Syafiiyah memandang semua itikaf itu hukumnya sunnah muakkadah, kapan saja dilakukan.

Namun bila dilakukan pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, level kesunnahannya lebih tinggi lagi.

Rukun Itikaf

Saat beritikaf, ada dua rukun yang harus diperhatikan di antaranya

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved