Pola Hidup Sehat
Benarkah Asam Lambung Bisa Menyebabkan Kematian Mendadak?
Akibatnya, asam lambung sering naik dan mengiritasi dinding kerongkongan, sehingga menimbulkan beberapa gejala yang menyakitkan.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Pengobatan asam lambung memerlukan biaya tidak sedikit.
Oleh karena itu, memiliki asuransi kesehatan bisa menjadi solusi praktis untuk menghemat kemungkinan biaya pengobatan kondisi saat ini atau nanti.
Jika sakit sudah sering menyerang, ada baiknya kita mempunyai kartu BPJS Kesehatan guna meminimalisir biaya berobat jika rutin dilakukan.
Membahas penyakit asam lambung, jika naik atau penyakit asam lambung terjadi saat asam lambung berulang kali naik ke kerongkongan atau esofagus bisa disebut dengan GERD.
Dilansir dari Mayo Clinic, penyakit yang disebut juga dengan gastroesophageal reflux disease (GERD) ini terjadi karena katup di ujung lambung tidak berfungsi dengan baik.
• Cara Mengolah Kunyit Menjadi Obat Asam Lambung yang Efektif, Cobain Yuk!
Akibatnya, asam lambung sering naik dan mengiritasi dinding kerongkongan, sehingga menimbulkan beberapa gejala yang menyakitkan.
Bahkan, tak jarang yang beranggapan asam lambung naik bisa menyebabkan kematian lantaran rasa sakitnya.
Lantas, benarkah jika penyakit asam lambung bisa membunuh?
GERD bisa menyebabkan kematian?
Penyakit asam lambung memiliki tanda dan gejala umum tertentu. Kendati begitu, beberapa gejala asam lambung naik sering disalahartikan sebagai penyakit lain.
Berikut gejala umum penyakit asam lambung atau GERD:
- Sensasi terbakar di dada (heartburn), biasanya setelah makan dan kemungkinan memburuk saat berbaring atau pada malam hari.
- Regurgitasi atau kembalinya makanan yang belum dicerna ke kerongkongan atau mulut. Biasanya berupa makanan atau cairan asam.
- Sakit perut bagian atas atau sakit dada.
- Kesulitan menelan atau disfagia.
- Terasa ada benjolan di tenggorokan.
- Gejala asam lambung naik yang sering disalahpahami adalah sakit atau nyeri di bagian dada.
• Penyembuhan GERD Secara Total Ternyata Bisa Dilakukan, Ini Kata Dokter
Dada yang tiba-tiba terasa sakit kerap dianggap sebagai serangan jantung yang bisa menyebabkan kematian mendadak.
Namun sebenarnya, seperti dilansir Medical News Today, GERD bukan merupakan penyakit yang mengancam jiwa.
Meski begitu, penyakit ini bisa menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan serius dari waktu ke waktu.
Komplikasi GERD
GERD yang tidak mendapatkan penanganan atau pengobatan, bisa menimbulkan beberapa komplikasi serius.
Dilansir dari Healthline, komplikasi yang kemungkinan timbul akibat asam lambung naik antara lain:
1. Esofagitis
Esofagitis adalah peradangan di lapisan kerongkongan, organ yang menghubungkan makanan dari mulut ke lambung.
Gejala esofagitis adalah sulit menelan atau terasa sakit saat mencoba menelan sesuatu. Gejala lain termasuk sakit tenggorokan, suara serak, maag atau tukak lambung.
Esofagitis kronis yang tidak diobati dapat menyebabkan tukak dan striktur esofagus. Kondisi ini meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan.
• Ada Asam Lambung, 4 Makanan Ini Baik Dikonsumsi dan 11 Makanan Juga Perlu Dihindari
2. Striktur esofagus
GERD yang tidak diobati dapat memicu peradangan, jaringan parut, atau pertumbuhan jaringan abnormal pada kerongkongan.
Akibatnya, kerongkongan menjadi lebih sempit dan kencang. Kondisi ini disebut striktur esofagus dan membuat penderita sulit menelan.
Striktur esofagus juga mempersulit makanan dan cairan mengalir dari kerongkongan ke perut, serta membuat pernapasan terasa sempit.
Di beberapa kasus, makanan padat bisa tersangkut di kerongkongan dan meningkatkan risiko tersedak.
Asam lambung yang tak segera diatasi bisa menjalar menjadi berbagai penyakit yang membahayakan tubuh.
3. Esofagus Barrett
Esofagus Barrett adalah kerusakan sel yang melapisi esofagus atau kerongkongan karena paparan asam lambung dalam jangka panjang.
Paparan asam lambung terus-menerus bisa mengubah bentuk sel skuamosa pada kerongkongan menjadi sel kelenjar, mirip dengan sel yang melapisi usus.
Jika tidak ditangani dengan tepat, sel-sel ini bisa berkembang menjadi kanker dan menyebabkan kanker kerongkongan.
Esofagus Barrett sendiri berkembang pada sekitar 10 hingga 15 persen orang yang menderita GERD.
• Bolehkah Pisang Dikonsumsi untuk Orang yang Sedang Naik Asam Lambung?
4. Kanker kerongkongan
Ancaman paling serius dari GERD adalah kanker yang berkembang di bagian bawah kerongkongan atau kanker kerongkongan.
Namun begitu, sebagian besar penderita GERD tidak sampai berkembang menjadi kanker kerongkongan dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup.
Cara mencegah komplikasi
Masih dari Medical News Today, cara terbaik mencegah komplikasi asam lambung naik adalah menghindari makanan dan aktivitas pemicunya.
Beberapa tips untuk menghindari asam lambung baik meliputi:
- Menghindari makanan berlemak atau pedas
- Makan dalam porsi kecil tapi sering dan menghindari makan sekali dalam porsi besar
- Menghindari makan sebelum tidur
- Tetap tegak selama 45 menit setelah makan
- Mempertahankan berat badan ideal
- Berhenti merokok atau menghindari paparan asap rokok
- Minum obat sesuai petunjuk dokter. (*)
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bahaya-Sakit-Asam-Lambung-yang-Menyerang-Anak-anak.jpg)