Wali Kota Pontianak Ungkap Dampak Positif dari Berbagai Festival Mampu Tingkatkan Ekonomi

"Dampak dengan adanya berbagai festival di Kota Pontianak tentu berdampak positif terutama bagi para pelaku usaha mikro," jelasnya, Minggu 6 November

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Tri Pandito Wibowo
Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasca Pandemi Covid-19 di tahun 2022 ini, aktivitas masyarakat di Kota Pontianak mulai pulih kembali. Hal tersebut terbukti dengan adanya berbagai festival ataupun event yang terlaksana ditambah lagi pada momentum Hari Ulang Tahun ke-251 Kota Pontianak. Banyak pihak yang telah menggelar festival, baik itu festival kuliner maupun budaya serta lainnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, bahwa banyak manfaat yang didapat dari gelaran festival yang telah berlangsung.

Dampak yang sangat dirasakan menurutnya adalah di sektor ekonomi masyarakat.

Dia menilai, bahwa dengan adanya festival ini meningkatkan perekonomian masyarakat terkhusus bagi pelaku UMKM.

"Dampak dengan adanya berbagai festival di Kota Pontianak tentu berdampak positif terutama bagi para pelaku usaha mikro," jelasnya, Minggu 6 November 2022.

Masjid Raya Mujahidin Pontianak Akan Gelar Sholat Gerhana Bada Maghrib Selasa, 8 November 2022

Seperti yang dicontohkan olehnya adalah festival kuliner atau food fest 2022 yang digelar di Jalan Diponegoro Pontianak pada 23 hingga 29 Oktober 2022. Pada festival kuliner ini, para pelaku UMKM diberikan ruang untuk mempromosikan dan menjual produk-produknya.

Wako Edi menyebut, perputaran ekonomi pada malam Minggu terkahir gelaran Food Fest 2022 ini hampir mencapai Rp1 miliar.

"Mereka pasti merasakan manfaatnya dengan adanya festival seperti festival kuliner ini, karena mereka diberikan ruang untuk mempromosikan dan menjual produk-produknya. Bahkan perputaran uang pada festival Food Fest pada malam Minggu terkahir itu,kita hitung mendekati Rp1 miliar permalam," jelasnya.

"Jadi sangat besar manfaatnya, karena satu malam itu satu tempat usaha pelaku UMKM bisa sampai puluhan juta yang didata secara kasar oleh Tim sehingga transaksi keseluruhan hampir Rp1 miliar. Jadi dampaknya sangat luar biasa," ungkapnya.

Dengan adanya peningkatan melalui perputaran ekonomi dari kegiatan yang berdampak positif ini, menurut Wako Edi tentu berpotensi juga terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak.

"PAD pasti akan ada peningkatan juga misalnya dari pajak restoran, rumah makan dan hotel serta retribusi parkir," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wako Edi menjelaskan, selain berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Festival sedemikian juga berdampak terhadap kemajuan Kota Pontianak yang merupakan Kota Perdagangan dan Jasa.

"Dengan adanya kegiatan -kegiatan seperti itu manfaat kedua ialah bisa menjadikan Kota Pontianak semakin hidup," tukasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved