Khazanah Islam
Arti dan Penjelasan Israf, Sifat Tercela yang Harus Dihindari Hartawan
Secara istilah melampaui batas (berlebihan) dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan seseorang di luar kewajaran atau kepatutan.
d. Israf dalam penggunaan listrik, misalnya tidak mematikan lampu setelah selesai dipakai, tidak mematikan kipas angin setelah tidak dipakai, dsb.
e. Israf dalam penggunaan alat komunikasi, misalnya mengobrol dengan ponsel berlama-lama, main game online dan sejenisnya sehingga melupakan waktu istirahat, waktu belajar dan waktu ibadah.
f. Israf dalam ibadah, misalnya melaksanakan salat lail semalam suntuk sehingga ketiduran dan tidak melaksanakan salat subuh.
g. Berlebih-lebihan dalam segala perbuatan mubah sehingga mengalahkan yang sunnah dan yang wajib.
Perilaku israf merupakan salah satu perwujudan dari sikap ingkar terhadap nikmat Allah. Betapa tidak, Allah memberikan rezeki yang berupa harta, usia, kesempatan, dll.
Agar dipergunakan sesuai dengan manfaatnya dan dalam takaran yang wajar, tidak boleh berlebih-lebihan. Apabila melampaui manfaatnya dan takaran yang wajar, maka akan memunculkan ketidakseimbangan pada individu yang bersangkutan maupun lingkungan.
Misalnya orang yang diberi kecukupan rezeki.
Maka rezeki yang dimilikinya tersebut harus digunakan sesuai dengan kebutuhan yang ada, bukan didasarkan kepada faktor kesenangan sehingga memicu perbuatan berlebih-lebihan.
Yang paling mudah memahami permasalahan ini adalah dengan mencontohkan bagaimana seharusnya mengkonsumsi makanan.
Kebutuhan asupan gizi dan nutrisi dalam tubuh manusia itu sudah ada takarannya.
Apabila asupan gizi dan nutrisi tersebut sudah terpenuhi sesuai dengan takarannya maka sebenarnya sudah cukup.
Jika manusia mengkonsumsi makanan yang melebihi kebutuhan gizi dan nutrisi tubuhnya maka akan mengakibatkan munculnya berbagai penyakit.
• Arti, Tanda, dan Bahaya Tamak dalam Kehidupan Bermasyarakat
Perilaku israf juga dapat memunculkan kecemburuan sosial yang dapat memicu kerawanan sosial.
Sebagaimana diketahui bahwa di tengah-tengah kehidupan masyarakat, ada yang miskin, ada yang kaya, dsb.
Apabila di lingkungan tersebut, ada prilaku dari si kaya yang berlebih-lebihan, maka akan membuat sakit hati bagi si miskin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Israf-juga-dapat-berarti-menggunakan-harta-untuk-sesuatu-dsfdsf-sd.jpg)