Bupati Sambas Satono Hadiri HUT ke-25 RSUD Pemangkat

Bupati Sambas Satono mengatakan, RSUD Pemangkat sudah melalui jalan yang panjang dalam melayani kesehatan masyarakat Kabupaten Sambas

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Bupati Sambas H Satono, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa Satono melepas peserta jalan santai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 RSUD Pemangkat, Minggu 30 Oktobee 2022 kemarin. Dok Prokopim Pemkab Sambas /Istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas H. Satono, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa Satono melepas peserta jalan santai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 RSUD Pemangkat, Minggu 30 Oktobee 2022 kemarin.

Bupati Sambas Satono mengatakan, usia RSUD Pemangkat sebenarnya sudah berusia lebih dari setengah abad berdiri sejak tahun 1955 oleh Kesusteran Belanda. Kemudian dikelola oleh Yayasan Rumah Sakit Rakyat Pemangkat di bawah pimpinan dr Lim Tiong Sing.

"RSUD Pemangkat berdiri sejak 1955, artinya sudah berusia 67 tahun, luar biasa. HUT RSUD Pemangkat hari ini merujuk kepada SK Kementerian Kesehatan. Jadi pada tanggal 28 Oktober 1997 ditetapkan sebagai hari lahirnya RSUD Pemangkat," katanya.

Bupati Sambas Satono mengatakan, RSUD Pemangkat sudah melalui jalan yang panjang dalam melayani kesehatan masyarakat Kabupaten Sambas. Walaupun secara seremonial peringatan HUT RSUD Pemangkat baru yang ke-25 tahun, tapi RSUD Pemangkat sudah melayani masyarakat selama 67 tahun.

MAN Insan Cendekia Sambas Gelar Debat Calon Ketua OSIS, Kepsek: Projek Penguatan Profil Pancasila

"Saya haturkan ribuan terimakasih kepada masyarakat Pemangkat dan sekitarnya, yang telah berkolaborasi secara terus-menerus dengan RSUD Pemangkat, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," katanya.

Lebih jauh, Bupati Sambas Satono mengatakan, salah satu dari 9 program unggulan Sambas Berkemajuan adalah peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Satono melanjutkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas sejak awal telah mendorong bagaimana agar RSUD Pemangkat terus memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat.

"Dua setengah tahun diguncang pandemi Covid-19, kita semua tau dampaknya luar biasa, termasuk dampak ekonomi. Oleh karena itu di awal pemerintahan, saya mencanangkan program kesehatan bernama PROSESAR," katanya.

Satono mengatakan, peluncuran program PROSESAR dilakukan tepat 17 Agustus 2021, tiga bulan setelah dia dilantik sebagai Bupati Sambas. Melalui PROSESAR kata dia, masyarakat yang tidak memiliki BPJS bisa berobat gratis, terutama mereka yang tidak memiliki kemampuan ekonomi yang memadai atau masyarakat miskin.

"Kalau ada yang sakit langsung bawa saja berobat ke RSUD Pemangkat, RSUD Sambas dan RSUD Teluk Keramat. Kalau dirawat inap, tidak perlu bayar, semuanya ditanggung Pemerintah Kabupaten Sambas," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved