Kenali Bahaya Penyakit Gigi dan Mulut Pada Anak, Ini Tipsnya Agar Gigi dan Mulut Tetap Sehat

93 persen anak di Sekolah Dasar (SD) giginya sudah rusak dan ada kariesnya sehingga memang strateginya untuk edukasi pemeliharaan sehat gigi dan mulut

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Anak-anak senyum menampakkan giginya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jangan dianggap sepele jika terdapat gigi berlubang, karena bisa menyebabkan infeksi dan rasa kesakitan serta berdampak pada kesehatan tubuh.

Dokter Gigi drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes menjelaskan, secara lokal gigi dan mulut merupakan tempat untuk menginput makanan ke dalam tubuh. Semua makanan yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut.

Ia menjelaskan, permasalahan gigi dan mulut yang sangat rentan terjadi ketika mulai tumbuh gigi dewasa. Gigi dewasa pertama kali tumbuh pada usia 6-13 tahun. Sedangkan gigi susu itu mulai tumbuh di usia 6-8 bulan sampai 2 tahun.

Gigi susu ini harus tetap dipertahankan sehingga ketika pergantian gigi dewasa supaya tidak ada kerusakan.

93 persen anak di Sekolah Dasar (SD) giginya sudah rusak dan ada kariesnya sehingga memang strateginya untuk edukasi pemeliharaan sehat gigi dan mulut harus dimulai sejak dini bahkan pra sekolah. Sehingga sang anak bisa memiliki pola perilaku hidup sehat dengan memelihara gigi dan mulut.

Perdossi dan SMF Saraf RSUD Soedarso Gelar Senam Sehat Pencegahan Stroke dan Skrining Stroke

Terdapat beberapa dampak bahaya yang disebabkan oleh gigi rusak dan kotor

1. Jika terdapat masalah dibagian gigi atau mulut maka asupan makanan maupun gizi yang masuk ke dalam tubuh juga terganggu. Sehingga mengganggu pertumbuhan reforma anak.

2. Gigi yang rusak kemudian membusuk itu berpengaruh terhadap infeksi bagi tubuh. Ini yang membahayakan.

3. Bau mulut. Ketika terjadi kerusakan atau gigi berlubang atau karies maka akan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

4. Terkait dengan kesehatan gigi dan mulut harus dijaga sejak dalam kandungan input makanan gizi seimbang sehingga anak anak punya gigi yang cukup mineral.

5. Sakit gigi yang disebabkan oleh kondisi gigi berlubang bisa menyebabkan sakit gigi. Rasa sakit pada gigi tersebut tidak hanya dapat mengganggu konsentrasi tetapi mengganggu tubuh.

6. Abses Gigi atau terbentuknya kantong nanah di dalam gigi dan gusi karena infeksi bakteri.

Bakteri dari gigi berlubang dapat menyebabkan infeksi pada dinding dan katup jantung. Kondisi ini disebut juga endokarditis.

7. Sepsis merupakan bakteri pada gigi berlubang dapat masuk ke aliran darah dan menyebabkan infeksi. Ini yang juga perlu diwaspadai oleh ibu hamil karena bisa menyebabkan komplikasi. Dan kesehatan gigi dan mulutnya juga akan mempengaruhi proses kelahiran anaknya.

7. Mengalami manifestasi penyakit lain di dalam tubuh seperti diabetes, gula darah, ginjal. Gejala gejala itu bisa disebabkan dari mulut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved