Khazanah Islam
Arti, Hukum dan Sejarah Khitan Sebagai Syariat Islam
Sementara di dalam alquran terdapat perintah bagi umat Islam untuk mengikuti ajaran Nabi Ibrahim As.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Islam merupakan agama yang sangat memperhatikan kebersihan.
Hal tersebut dapat dilihat banyaknya syariat yang mengajarkan agar setiap muslim selalu bersuci dari segala macam hadas, baik yang kecil maupun yang besar.
Selain itu, adapula Syariat yang mengharuskan setiap muslim harus dikhitan.
• Arti dan Rukun Qirad Serta Penjelasan, Konsep Muamalah Rasulullah bersama Khadijah
Apa itu khitan dan apa hubungan khitan dengan menjaga kebersihan?
Sejarah pensyariatan khitan diketahui mulai dilakukan pada zaman Nabi Ibrahim As.
Kisah tentang khitan Nabi Ibrahim diriwayatkan dalam sebuah hadis yang terjemahanya sebagai berikut.
“Dari Abu Hurairah r.a. beliau berkata: Rasulullas Saw. bersabda: Ibrahim „alaihissalam telah berkhitan dengan kapak sedangkan beliau berumur 80 tahun” HR. al-Bukhari/Muslim)
Sementara di dalam alquran terdapat perintah bagi umat Islam untuk mengikuti ajaran Nabi Ibrahim As.
Perintah tersebut tertuang dalam QS. An-Nisa : 125 berikut ini redaksi terjemahanya.
“Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.”
Melaksanakan syariat khitan merupakan salah satu bentuk ketundukan kita terhadap perintah Allah serta bentuk pelestarian syariat Nabi Ibrahim As.
Oleh karena itu, sebagai umat Islam khususnya laki-laki, kita tidak boleh takut dengan syariat khitan karena sebagai umat Islam, tujuan utama hidup kita di dunia adalah untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah SWT.
Arti Khitan
Secara bahasa, khitan berasal dari kata Khitan yang artinya memotong.
Sedangkan secara istilah khitan adalah membuka atau memotong kulit (kuluf) yang menutupi ujung kemaluan laki-laki dengan tujuan agar bersih dari kotoran dan suci dari najis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Wali-Kota-Singkawang-Tjhai-Chui-Mie-sdf-sdf.jpg)