Khazanah Islam
Larangan Berputus Asa dalam Islam, Cara Hindari Putus Asa Agar Kembali Bangkit
Seseorang dikatakan putus asa apabila tidak lagi mempunyai harapan tentang sesuatu yang semula hendak dicapai.
Editor:
Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi Berdoa, Jangan Berputus Asa! Berusahalah, berdoalah dan bertawakallah bahwa semua akan baik-baik saja.
“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang kafir.” (QS. Yusuf [12]:87)
Ciri-Ciri Orang Yang Putus Asa
Putus asa dialami seseorang dapat tercermin dalam sikap, antara lain:
- Bermalas-malasan setelah mengalami kegagalan dalam suatu usaha
- Tidak bersemangat untuk meneruskan usahanya yang gagal.
- Tampak murung dan tidak memiliki gairah untuk berusaha lagi.
- Mudah terpancing emosinya sehingga cepat marah walaupun dengan sebab yang kecil saja.
Setiap muslimin dan muslimat harus menghindarkan diri dari sifat putus asa.
Cara untuk menghindarkan diri dari putus asa antara lain :
- Merenungi kegagalan yang di alami orang lain sehingga dapat memperoleh perbandingan dari pengalaman pahit orang lain.
- Selalu yakin bahwa allah akan memberi jalan keluar atas persoalan yang dihadapi apabila diririnya dekat dengan allah SWT.
Pembahasan materi diatas dilansir dari buku siswa aqidah akhlak kelas 8 Mts/SMP yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia 2022.
Semoga dapat membantu adik-adik belajar dan menambah pengetahuan dan kearifan bagi siapapun yang membacanya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Doa-Ulang-Tahun-Islami-Termasuk-Bacaan-dari-Orangtua-untuk-Sang-Buah-Hati-di-Yaumul-Milad.jpg)