Pengurus Ikatan Imam dan Khatib Kalbar Resmi Dilantik

Komposisi pengurus Imam dan Khatib dengan SDM mumpuni di bidang masing-masing, diharapkan dapat memajukan pembinaan umat Islam di Kalbar.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Adpim Pemprov Kalbar
Pengurus Ikatan Imam dan Khatib Kalimantan Barat resmi dilantik di Masjid Nurul Iman Kota Pontianak pada Sabtu 15 Oktober 2022 malam. (Adpim Pemprov Kalbar). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengurus Ikatan Imam dan Khatib Kalimantan Barat resmi dilantik di Masjid Nurul Iman Kota Pontianak pada Sabtu 15 Oktober 2022 malam.

Turut hadir, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Asyiqin Jakarta, Al-habib Ahmad Syarif bin Ali Shahab, Ketua Yayasan Dakwah Center Indonesia Nurul Musthofa, Ustadz Shendri Gilang Rafilino, Pembina Yayasan Dakwah Center Indonesia Nurul Musthofa, Ustadz Ubaidullah Murjani Yatim.

Pelantikan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Horisson. Dalam Arahannya Pembina Yayasan Dakwah Center Indonesia Nurul Musthofa, Ustadz Ubaidullah Murjani Yatim meminta pengurus yang baru dilantik untuk menyempurnakan struktur prngurus yang di butuhkan.

"Cepat lakukan konsolidasi internal, satukan visi dan misi serta sempurnakan struktur yang dibutuhkan," ujarnya.

• SMKN 4 Pontianak Juara Liga Futsal SAPMA PP CUP ke-3 Tahun 2022

Kemudian, Ia juga meminta kepada pengurus agar dapat melahirkan program kerja yang terkonsep dan terencana.

“Pesan khusus bentuk kepengurusan setingkat di empat belas kabupaten kota se-Kalbar," tegasnya.

Selain itu, Ia meminta seluruh pengurus untuk menjalankan amanah dengan komitmen dan loyalitas yang tinggi serta mengedepankan asas musyawarah dan kebersamaan.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Horisson menyampaikan sambutan Gubernur Kalbar Sutarmidji.

Ia mengatakan Keberadaan Ikatan Imam dan Khatib Kalbar sebagai sebuah organisasi diharapkan dapat menciptakan harmonisasi internal maupun eksternal dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia, khususnya di wilayah Kalbar.

Peran imam dan khatib sangat dibutuhkan di tengah-tengah pembangunan iman dan takwa masyarakat Islam. Oleh karenanya, Saya berharap Kalbar dapat menjadi provinsi percontohan dalam moderasi beragama, di tengah keberagaman masyarakat yang hidup di dalamnya.

Komposisi pengurus Imam dan Khatib dengan SDM mumpuni di bidang masing-masing, diharapkan dapat memajukan pembinaan umat Islam di Kalbar.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Saya mengucapkan Ahlan Wa Sahlan, selamat datang kepada Al Habib dan Asatidz di Bumi Khatulistiwa Kota Pontianak Kalimantan Barat. Semoga kehadiran para ulama dapat memberikan kesejukan hati dan menambah ilmu, iman dan ketakwaan kepada kita semua," katanya.

Dirinya menekankan bahwa Pembinaan keagamaan adalah merupakan tanggung jawab kita bersama guna menciptakan masyarakat Kalimantan Barat yang agamis

"Saya mengajak seluruh komponen masyarakat Kalimaantan Barat, khususnya yang hadiri pada malam hari ini di Masjid yang mulia ini, agar dapat menyikapi perbedaan dengan arif dan bijaksana. Mari bersama kita senantiasa selalu bersilaturahmi, saling memaafkan, sehingga situasi dan kondisi Kalimantan Barat yang telah aman dan damai ini dapat membawa kita kepada kerukunan hidup umat beragama yang relijius dan sejahtera," ungkapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved