Ratusan Anak Dilaporkan Terkena Gagal Ginjal Akut Misterius, Ini Pesan Kadiskes Kepada Warga Kalbar
Kementerian Kesehatan telah membentuk tim terdiri dari IDAI dan RSCM untuk penyelidikan dan penanganan kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ratusan anak di Indonesia dilaporkan terkena gagal ginjal akut misterius sepanjang tahun 2022. Namun kasus ini belum ditemukan di Provinsi Kalbar sampai sejauh ini.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Hary Agung, menegaskan memang sampai saat ini belum ditemukan kasus penyakit gagal ginjal akut misterius di Provinsi Kalbar.
“Ini berdasarkan yang terekam di dalam laporan Sistem Kewaspadaan Dini Respon (SKDR) khusus untuk penyakit menular dan tidak menular belum ada, dan laporan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Kalbar,” ujar Hary kepada Tribun Pontianak, Jumat 14 Oktober 2022.
Selain itu, Diskes Provinsi juga sudah berkomunikasi dengan pihak IDAI Kalbar dan memang belum ditemukan kasus penyakit tersebut di Kalbar.
Hary Agung menjelaskan karena ini dianggap sebagai penyakit misterius artinya belum diketahui penyebabnya. Dikatakanya dari gejala yang muncul sebelum terjadinya gagal ginjal misterius, penyakit ini disebabkan karena adanya dehidrasi yang berat, karena kekurangan Cairan Elektrolit. “Ini bisa disebabkan oleh diare akut yang berat, bisa juga disebabkan dehidrasi karena demam berdarah,” ujarnya.
• Belum Ditemukan Kasus Penyakit Gagal Ginjal Akut Misterius di Kalimantan Barat
Adanya dehidrasi yang berat atau kekurangan elektrolit. Maka penyakit seperti diare dan demam berdarah memang harus segera mendapatkan pelayaann kesehatan secara cepat.
Sehingga mengurangi resiko terkait dengan resiko keparahan maupun resiko kaitannya dengan masalah gagal ginjal misterius tersebut.
“Masyarakat luas tidak perlu panik tapi kalau kemudian anak kita terutama balita yang mengalami diare dan juga panas yang tinggi. Kemungkinan itu demam berdarah maka segera mencari pelayanan kesehatan untuk pengobatan,” ujarnya.
Sehingga dapat didiagnosa cepat dan dilakukan intervensi pengobatan skala cepat. Supaya secepatnya dilakukan tindakan untuk mengurangi tingkat keparahan dan kematian akibat suatu penyakit.
“Sejak kami mendapatkan informasi kejadian di 14 provinsi lain. Maka kami pertama sudah melakukan kordinasi dengan kabupaten/kota khususnya dengan Tim Survelen dan Faskes di Kabupaten kota terkait gejala ini,” ungkapnya.
• Kadiskes Kalbar Sebut Belum Ditemukan Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius di Kalbar
Kemudian secara mekanisme melakukan monitoring pencacatan pelaporan yang nantinya akan segera dimasukan kedalam SKDR.
Dari IDAI juga sudah berkordinasi menyampaikan ke anggotanya untuk memantau terkait dengan apakah terjadi kasus gagal ginjal misterius ini di Kalbar.
“Kami dari para Nakes dan faskes tentu siap memberikan tindakan pelayanan kasus terkait masalah gagal ginjal misterius ini, karena memang ada beberapa tatakelola tahapan tindakan yang diberikan untuk menolong balita terkait masalah gagal ginjal,” pungkasnya.
Dihubungi terpisah Direktur RSU Yarsi Pontianak dr Carlos Dja’afara MKes mengatakan untuk sementara ini belum menemukan kasus serupa dan akan melakukan koordinasi.
"Untuk saat ini sepertinya belum ada ya pasien anak yang mengalami gagal akut misterius tersebut, namun ini perlu saya koordinasi lagi nantinya untuk memastikan bersama Dinas Kesehatan," katanya saat dikonfirmasi, Kamis 13 Oktober 2022.