Breaking News

Lokal Populer

Edi Kamtono Sebut Implementasi Smart City Dapat Mengoptimalkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Wako Edi menjelaskan tentang progress dan implementasi Smart City di Kota Pontianak Kalimantan Barat yang saat ini sudah diterbitkan Perda tentang Sma

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Pemkot Pontianak
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjadi pembicara pada kegiatan Indo Smart City APEKSI 2022 Forum-I dengan tema 'Kebijakan Smart City Mendukung Pelayanan Publik' di Solo. 

Berbagai Aspek

Perda Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pontianak smart city telah diterbitkan.

Perda tersebut mengatur tentang implementasi smart city atau kota pintar di Kota Pontianak.

Berikut penjelasan Pengamat Tata Kota Universitas Tanjungpura Pontianak, Prof Dr Henny Herawati ST MT.

Pada prinsipnya konsep kota pintar (smart city) adalah dimana suatu ekosistem kota melakukan upaya-upaya inovatif untuk mengatasi berbagai persoalan, guna meningkatkan kualitas hidup manusia terutama komunitas setempat.

Untuk melaksanakan upaya yang inovatif perlu perubahan budaya kerja.

Pemerintah daerah mesti punya komitmen yang kuat dalam melakukan perubahan, tidak boleh terjebak pada kegiatan-kegiatan rutinitas.

Menurut saya, Kota Pontianak saat ini sudah waktunya menerapkan konsep smart city.

Dimana, saat ini kita rasakan sudah mulai macet dimana-dimana. Hal ini berhubungan dengan mobilitas penduduk dalam beraktivitas.

Pengaturan tata ruang sudah saatnya perlu menjadi prioritas utama, belum lagi masalah banjir yang menjadi permasalahan rutin di kota Pontianak.

Penerapan smart city di Kota Pontianak, dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di Kota Pontianak.

Perlu diketahui, penerapan smart city di Pontianak bukan hanya berfokus pada upaya peningkatan teknologi dan informasi saja, melain peningkatkan dari berbagai aspek.

Oleh karena itu, dengan penerapan smart city di kota Pontianak, diharapkan pengembangan dan pembangunan dapat lebih efisien dan efektif, baik untuk masyarakat, pemerintah, bahkan lingkungan yang ada.

Butuh adanya komitmen baik dari pemerintah kota sebagai pembuat kebijakan dan masyarakat sebagai pihak yang terlibat untuk saling bekerja sama mewujudkan smart city di kota Pontianak.

jadi jangan berpikir bahwa penerapan konsep smart city hanya pada kegiatan IT semata, melainkan yang paling penting adalah "perubahan budaya kerja".

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved