Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Warga Sanggau Bangun Jembatan Kayu di Jalan JIPP Pasca Longsor

Dansatgas meyakini bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut sebagai alternatif sementara untuk mengatasi akses jalan yang terputus akibat longsor.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Satgas Pamtas
Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Pos Guntembawang bersama warga Guntembawang dan masyarakat Gunjemak beserta lima orang anggota saat membangun jembatan dari kayu di titik Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) yang terputus akibat longsor, di Wilayah Pertengahan antara Guntembawang dan Gunjemak, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis 13 Oktober 2022. Satgas Pamtas. Ist. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Pos Guntembawang bersama warga Guntembawang dan masyarakat Gunjemak, dipimpin Wadanpos Sertu Kholik beserta lima orang anggota membangun jembatan dari kayu di titik Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) yang terputus akibat longsor, di Wilayah Pertengahan antara Guntembawang dan Gunjemak, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis 13 Oktober 2022.

Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Letkol Inf Hudallah mengatakan bahwa longsor terjadi karena akhir-akhir ini curah hujan yang tinggi dan berlangsung secara terus-menerus di wilayah Desa Guntembawang-Gunjemak.

"Kegiatan ini merupakan respons cepat kita dan juga bentuk kepedulian untuk membantu warga masyarakat, agar dapat beraktivitas kembali dan akses transportasi dapat kembali normal,”katanya, Kamis 13 Oktober 2022.

Pembuatan jembatan darurat dititik JIPP yang terputus akibat longsor tersebut dilakukan karya bhakti oleh Satgas Pamtas bersama Warga Guntembawang dan Gunjemak secara gotong royong dan saling bahu membahu.

Tingkatkan Sinergitas dengan Instansi Terkait, Polres Sanggau Gelar Apel Siaga Bencana Batingsor

Dansatgas meyakini bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut sebagai alternatif sementara untuk mengatasi akses jalan yang terputus akibat longsor.

Wadanpos Guntembawang Sertu Kholik menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai alternatif sementara untuk membantu meringankan beban pengguna jalan dan masyarakat sekitar, karena jalur tersebut merupakan akses utama untuk jalur perlintasan masyarakat Guntembawang dan Gunjemak. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved