Banjir di Merapi Sekadau, Warga Bikin Panggung Dalam Rumah

Banjir yang melanda Kalimantan Barat juga dirasakan warga Desa Merapi, Kecamatan Sekadau Hilir.

Editor: Nasaruddin
IST/Putri Rara Puspita
Murid Mts Al-Iqdam Desa Merapi Sekadau Hilir, Kalimantan Barat menerobos banjir untuk ke sekolah. Saat ini, aktivitas belajar di sekolah diliburkan karena banjir semakin tinggi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Banjir yang melanda Kalimantan Barat juga dirasakan warga Desa Merapi, Kecamatan Sekadau Hilir.

Ketinggian air saat ini sudah sampai paha orang dewasa.

Tidak hanya rumah warga gedung sekolah dan fasilitas umum lainnya juga ikut terendam.

Akses jalan menuju Desa Merapi terganggu tingginya air.

Sulitnya akses juga membuat siswa mulai TK sampai SMA diliburkan.

Salurkan Bansos kepada Warga, Meinardus Yudiansah: Pastikan Keselamatan dan Kesehatan Korban Banjir

Dampak ekonomi juga sangat dirasakan para warga desa.

Para warga yang mayoritas petani karet dan sawit tidak bisa bekerja karena kebun yang sudah terendam banjir.

Mereka otomatis tidak bisa mendapatkan penghasilan.

Beberapa warga sudah ada yang mengungsi ke tempat yang aman.

Disdik Sekadau Berikan Edaran Bagi Sekolah Terdampak Banjir

Beberapa lagi tetap bertahan di rumahnya dengan cara membuat panggung supaya tidak terkena banjir

Selain itu dampak kesehatan warga di desa Merapi banyak yang terkena sakit seperti gatal-gatal, diare, demam, flu dan lainnya.

Akses untuk berobat juga susah karena ke puskesmas harus menggunakan sampan/perahu.(put)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved