Kapolres AKBP Fauzan Terima Audiensi PC PMII Mempawah

Kapolres menegaskan, mudah tersebarnya berita hoax, harus disiapkan pasukan kontra narasi dengan fakta-fakta untuk menangkalnya

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok. Polres Mempawah
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, menerima audiensi PC PMII Mempawah, di ruang kerja Kapolres, Selasa 11 Oktober 2022. (Dok. Polres Mempawah) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, menerima audiensi PC PMII Mempawah, di ruang kerja Kapolres, Selasa 11 Oktober 2022.

Dalam kesempatan tersebut PC PMII Mempawah menyampaikan beberapa poin, diantaranya terkait menselaraskan program dari PMII dengan instansi terkait khususnya Polri dalam bidang pemeliharaan situasi kamtibmas yang kondusif, PMII berharap bisa berperan pada kegiatan tersebut.

Kemudian dalam hal penegakan hukum PMII juga ada bidang advokasi, yang anggotanya dari lulusan S1 hukum, dari hasil kajian PMII terdapat banyak kasus KDRT dimasyarakat karena akibat pernikahan usia dini, advokasi PMII siap berperan pada ranah tersebut.

Selanjutnya, mendekati tahun politik, kecenderungan sering terjadi banyak penyebaran berita/isu hoax di wilayah Kabupaten Mempawah, Polri memiliki kemampuan dalam menanganinya, namun demikian PMII siap menjadi bagian dalam menangkal berita hoak.

Baca juga: Bantu Masyarakat Terdampak Naiknya Harga BBM, Polres Mempawah Bersama Polsek Jajaran Salurkan Bansos

Atas penyampaian PC PMII tersebut, Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, turut memberikan beberapa poin tanggapan, salah satunya poin paling pokok terkait tahun politik 2024.

Kapolres mengatakan, melihat pengalaman Pemilu 2019, banyak tersebar berita hoax dan kemudian dipercaya masyarakat tanpa mengetahui kebenarannya terlebih dahulu, dapat berita hoak tersebut sudah mengganggu situasi Kamtibmas.

"Oleh sebab itu, bagi mahasiswa yang akan mengadakan Literasi kepada masyarakat untuk ciptakan situasi kondusif menjelang pemilu, akan kami dukung," katanya.

Kapolres menegaskan, mudah tersebarnya berita hoax, harus disiapkan pasukan kontra narasi dengan fakta-fakta untuk menangkalnya agar tidak menjadi viral di media.

"Cek berita (patroli cyber) agar mengetahui isu hoax yang sedang berkembang di media online," ujar Kapolres.

"Sekarang banyak media yang tidak memenuhi kaidah jurnalistik, namun justru itu yang banyak dilihat atau dibaca masyarakat dan itu juga yang menjadi pemicu terjadinya permasalahan di masyarakat," tambah Kapolres tegas.

Kapolres juga berpesan, para mahasiswa harus bisa jadi agen perubahan, meningkatkan IPM Kabupaten Mempawah, agar SDM-nya mampu bersaing, terlebih Mempawah sudah dibangun terminal kijing oleh presiden dengan harapan besar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kita juga antisipasi 2023 akan ada krisis global seperti yang telah di sampaikan bapak Presiden, khususnya krisis pangan, masyarakat harus mengetahui hal tersebut agar lebih siap," katanya.

"Terkait harga BBM, sebelum terjadi kenaikan pemerintah sudah melakukan kajian-kajian dengan para ahli yang membidangi, sehingga dampaknya terhadap ekonomi masyarakat tidak signifikan dan inflasi daerah terkendali," tambahnya lagi.

Kapolres juga menyampaikan, bahwa Polres Mempawah siap mendukung kegiatan-kegiatan PMII dalam memajukan daerah dan dalam membantu Polri untuk menjaga dan memelihara situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Mempawah tetap kondusif. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved