Pandemi Disebut Percepat Akselerasi Transformasi BRI Jadi BRIvolution 2.0
Direktur Utama (Dirut) BRI Sunarso mengungkapkan bahwa adanya pandemi mempercepat akselerasi transformasi di tubuh perseroan.
Penulis: Dwi Nur Hayati | Editor: AMALIA PURNAMA SARI
“Sejak diluncurkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Juli 2020 lalu, BRI langsung mengimplementasikan dan menyelaraskan amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif (AKHLAK) dengan nilai inti perseroan,” jelasnya.
Lewat implementasi tersebut, lanjut dia, hasilnya dapat dirasakan bahwa saat ini seluruh insan BRIlian (pekerja BRI) menyadari peran penting mereka untuk memberikan makna bagi Indonesia, baik melalui nilai ekonomi maupun nilai sosial.
Lebih lanjut, Sunarso mengungkapkan bahwa transformasi budaya di BRI dilakukan untuk membangun budaya yang didorong oleh kinerja.
Budaya berbasis kinerja dilakukan dengan membangun sistem manajemen kinerja. Hal ini dilakukan melalui management information system (MIS) dengan dukungan data yang valid dan akurat.
“Dengan sistem tersebut maka setiap individu akan mampu merancang dan merencanakan suksesnya sendiri,” ucap Sunarso.
Sementara itu, imbuh dia, tugas perusahaan adalah menyiapkan “lapangan” atau kompetisi yang sehat, menyediakan aturan main berkompetisi (sistem), menyiapkan papan skor (performance management system), dan juga penghargaan.
Dengan pemenuhan tersebut, kata Sunaso, masing-masing individu dapat mengeluarkan potensi terbaik mereka dengan kolaborasi bersama indikator kinerja utama (KPI) yang orkestratif sehingga memberikan potensi terbaik pada perusahaan.
“Dengan terus mengusung program transformasi ini, BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia optimistis mampu memberikan peran pentingnya terhadap pemulihan perekonomian di tengah kebangkitan ekonomi nasional,” ujar Sunarso.
Kementerian BUMN dorong transformasi perseroan
Sebelumnya, Kementerian BUMN terus mendorong transformasi seluruh perusahaan BUMN agar menjadi perseroan yang semakin profesional, transparan, akuntabel serta dapat memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, transformasi di perusahaan BUMN perlu terus digalakkan sebagai upaya kontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Transformasi BUMN tidak hanya transformasi business model, people, human capital, business process, dan lain-lain. Namun, kami juga ingin memastikan transformasi melalui laporan keuangan yang terkonsolidasi. Ini merupakan bagian dari transparansi dan good corporate governance yang kami ciptakan,” katanya.
Pernyataan tersebut Erick sampaikan dalam Konferensi Pers Kinerja Portofolio BUMN Tahun 2021 di Jakarta, Rabu (28/9/2022).
Menurutnya, transformasi BUMN terbukti mampu mendongkrak kinerja BUMN.
Hal tersebut terlihat dari angka-angka laporan keuangan yang dapat dijadikan indikator, seperti peningkatan pendapatan, earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) margin, hingga penurunan rasio utang terhadap total investasi.
“Tujuannya untuk mendorong percepatan kinerja BUMN yang menjalankan sepertiga ekonomi Indonesia dalam kondisi sehat, serta mendorong program kesejahteraan masyarakat lebih optimal,” jelas Erick.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kantor-pt-bri-di-jakarta.jpg)