Lokal Populer

Penjelasan Kepolisian Terkait Tabrakan Adu Banteng Antara Bus dan Truk di Sambas

Sepuluh orang dinyatakan menjadi korban kecelakaan antar Bus Neny dan dump truk yang terjadi di Jalan Raya Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Selakau

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Humas Polres Sambas
Petugas kepolisian saat mendatangi TKP laka lantas di Jalan Raya Desa Sungai Nyirih Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Senin 3 Oktober 2022 perang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Neny dan dump truk terjadi di Jalan Raya Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Senin 3 Oktober 2022 kemarin.

Akibat kecelakaan tersebut dua kendaraan itu mengalami ringsek di bagian depan kendaraan. Sementara itu sepuluh orang dinyatakan menjadi korban kecelakaan berdasarkan data kepolisian.

"Melaporkan telah terjadi laka lantas antara Bus Neny KB 7607 C dengan dump truk KB 8085 MZ pada Senin 3 Oktober 2022 sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Raya Selakau, Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas," kata Kasatlantas Polres Sambas Iptu Alfada Imansyah, Selasa 4 Oktober 2022.

Iptu Alfada Imansyah menjelaskan, identitas pengemudi mobil dump truk KB 8085 MZ berinisial C (24). Korban merupakan laki-laki warga Dusun Bundung Laut, RT 11 RW 03 Desa Sungai Bundung Laut, Kecamatan Sungai Kunyit. Korban mengalami luka di tangan kanan, dan dada sesak.

Perda Nomor 9 Tahun 2022 Mengatur Implementasi Smart City di Kota Pontianak

Selain itu, dia mengungkapkan, identitas pengemudi bus Neny KB 7607 C berinisial Z (35) warga Desa Kartiasa mengalami luka robek di kaki, fraktur, dan dirujuk ke RS Abdul Aziz Kota Singkawang.

"Sementara itu kernet bus berinisial A (32) laki-laki beralamat di Mempawah mengalami luka memar, kepala terbentur dirujuk ke RS Abdul Aziz," ucapnya.

Dia merincikan, data yang dihimpun sebanyak 7 penumpang menjadi korban. 1 diantaranya mengalami luka di wajah dan kepala terbentur dan dibawa ke RS Abdul Aziz. 6 korban lainnnya mengalami luka-luka di bawa pulang ke rumah masing-masing.

Kronologis Kejadian

Kasatlantas Polres Sambas mengungkapkan kronologis kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Senin 3 Oktober 2022 kemarin.

Laka lantas melibatkan Bus Neny dan dump truk mengakibatkan 10 orang menjadi korban luka-luka, tujuh diantaranya adalah penumpang. Tiga korban tersebut dirujuk ke RS Abdul Aziz dan tujuh lainnya dipulangkan ke rumah masing-masing.

Aksi Makan Telur Bagi Balita Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Sambas

Kasatlantas Polres Sambas Iptu Alfada membeberkan kronologis lakalantas itu. Laka bermula ketika Bus Neny datang dari arah Pemangkat menuju Kota Singkawang dengan kecepatan tinggi.

"Menurut keterangan saksi mobil bus Neny KB 7607 C berjalan dari arah Pemangkat menuju Kota Singkawang dengan kecepatan tinggi," ucapnya, Selasa 4 Oktober 2022.

Iptu Alfada Imansyah menerangkan, sesampainya di Jalan Raya Selakau, Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Selaku, pengemudi bus Neny menyalip sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya.

Dia melanjutkan, pada saat bersamaan dari arah berlawanan datanglah dump truck KB 8085 MZ yang bermuatan batu kerikil yang berjalan dari arah Kota Singkawang menuju Pemangkat. Dikarenakan jarak yang sudah dekat tabrakan pun tidak dapat dihindarkan

Akibat kecelakaan kerugian materil ditaksir mencapai Rp20 Juta. Sementara korban mengalami luka-luka akibat benturan.

"Kerugian materil akibat laka lantas sebesar Rp20 Juta. Petugas kepolisian menerima laporan laka lantas dengan mendatangi TKP, melakukan TPTKP, melakukan pendataan saksi-saksi dan melaporkan kepada pimpinan," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved