Cara Tanam Padi Metode Hazton? Begini Teknik Tanam Padi yang Tenar Dari Kalimantan Barat!

Metode tanam padi dengan teknik Hazton pertama kali diperkenalkan di Kalimantan Barat tepatnya pada tahun 2012.

Tribupontianak
Para petani menanam padi infari 32 dengan metode hazton yang diselenggarakan YP dan ICCTF di Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara belum lama ini.- Berikut adalah cara-cara penanaman Padi dengan Metode Hazton yang pertama kali dikenalkan dari Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia. Maka dari itu, teknik budi daya Padi yang efisien terus dikembangkan. 

Untuk mengembangkan tanaman Padi supaya mendapatkan hasil yang maksimal tentunya diperlukan metode dan prosedur yang benar pula.

Cara tanam Padi dengan Metode Hazton pertama kali diperkenalkan di Kalimantan Barat tepatnya pada tahun 2012.

Tepatnya di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, daerah awal pengembangan metode ini.

Pengembangan metode Hazton ini kemudian dikembangkan Tahun 2014 lalu, Kelompok Tani Nekad Maju di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, menerapkan metode ini di lahannya.

Gabungan kelompok tani (gapoktan) ini, binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat.

Benih Padi Varietasi Inpari 36 dan 37, Meningkatkan Ketahanan Padi Terhadap Hama Penyakit

Dikenal dengan Metode Hazton karena hasil yang diperloleh mampu mencapai satu Ton ( Dikutip dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pontianak. ( Link ), Dikutip Senin 3 Oktober 2022.

Teknologi Hazton merupakan hasil pemikiran putra daerah Kalimantan Barat yaitu Ir. Hazairin MS yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Anton Kamaruddin, SP, M.Si sebagai Kepala Seksi Tanaman Pangan dan Buah-Buahan.

Teknologi Hazton dapat diartikan sebagai cara bertanam padi dengan menggunakan bibit tua yang berumur 25-35 hari setelah semai dengan jumlah bibit padat yaitu 20 – 30 bibit per lubang tanam.

Sejarah awal terciptanya teknologi ini berasal dari pemikiran rendahnya provitas padi Kalimantan Barat yang hanya mencapai angka 3.1 ton/ha dan nasional 5.4 ton/ha.

Dilakukan beberapa riset, dimulai sejak tanggal 13 Januari 2012 yaitu penanaman 12 pot padi varietas Ciherang, Cisadane, Inpari 1, dan Inpari serentak dan seragam, kemudian riset sementara terhenti karena adanya serangan hama tikus.

Penanaman padi dengan Metode Hazton tentunya telah melewati berbagai riset itulah sebabnya metode ini masih digunakan oleh petani di beberapa daerah di Kalbar, dirangkum dari situs resmi Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan Kota Pontianak setidaknya pernah ada lima kali Riset untuk metode taman Hazton ini.

Potensi Ciptakan Lumbung Padi di Wilayah Kalimantan Barat Guna Swasembada Pangan

Riset kedua dilakukan pada tanggal 13 September 2012 menggunakan beragam jumlah bibit per lubang tanam, 1 bibit per lubang tanam, 5 bibit per lubang tanam, 10 bibit per lubang tanam, 20 bibit per lubang tanam, dan 30 bibit per lubang tanam, menghasilkan hipotesa yaitu bibit yang berada pada posisi tengah dan diimunisasi dengan jumlah bibit yang digunakan 20-30 bibit akan lebih cepat mengeluarkan malai.

Riset ketiga dilakukan pada tanggal 17 Maret 2013 dengan menggunakan 12 varietas padi pada 960 polibag dengan jumlah bibit yang digunakan 1 dan 20 bibit menghasilkan hipotesa yaitu padi dengan jumlah 20 bibit lebih cepat mengeluarkan malai dibandingkan dengan padi dengan jumlah 1 bibit per lubang tanamnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved