Kapuas Hulu Belum Siap Terapkan KTP Digital, Ini Alasannya

Kabid Pelayanan dan Pendataran Penduduk (Dafduk) Disdukcapil Kabupaten Kapuas, Walidad menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menguji coba K

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Tangkap layar kanal YouTube Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof Zudan Arif Fakrulloh
Ilustrasi e-KTP digital. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Untuk uji coba KTP Digital di Kabupaten Kapuas Hulu, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas Hulu, Asrol Jadiid, menyatakan pihaknya belum melakukannya karena masih ada beberapa kendala.

"Jadi untuk sementara belum dilakukan uji coba KTP Digital di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, karena ada beberapa kendala diantaranya adalah jaringan telekomunikasi dan harus ada handphone yang bisa digunakan sebagai KTP Digital tersebut," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Jumat 30 September 2022.

Dijelaskan Asrol, tidak semua masyarakat yang sudah menggunakan KTP memiliki handphone yang bisa digunakan untuk KTP Digital tersebut, ditambah lagi memang persoalan jaringan telekomunikasi masih belum mampu.

"Kami juga belum melakukan sosialisasi ke masyarakat Kapuas Hulu, terkait tata cara penggunaan KTP Digital di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, karena masih ada beberapa kendala," ungkapnya.

Kabid Pelayanan dan Pendataran Penduduk (Dafduk) Disdukcapil Kabupaten Kapuas, Walidad menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menguji coba KTP Digital di wilayah Kapuas Hulu.

"Memang pertengahan tahun 2021 sudah ada 50 lebih kabupaten kota yang mencoba, dan untuk di Kapuas Hulu belum," ujarnya.

Disdukcapil Kayong Utara Telah Terapkan Identitas Kependudukan Secara Digital

Dijelaskannya juga KTP Digital itu melalui aplikasi kuhusus yang ada di handphone, dan tidak ada bentuk fisiknya.

"Pastinya belum tau kapan untuk menerapkan KTP Digital di wilayah Kapuas Hulu," ucapnya.

Tentunya kata Walidad, kalau diterapkan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia, karena salah satu penerapannya masyarakat harus memiliki handphone dan ketersediaan jaringan yang memadai.

"Sementara masyarakat kita belum semuanya memiliki handphone Android, dan tidak semua sudah memiliki jaringan Internet yang memadai. Selain itu dengan kererbatasan masyarakat dalam menggunakan aplikasi tersebut," ujarnya.

Selain itu juga Walidad menyarankan kepada masyarakat yang usianya sudah 17 tahun dan belum melakukan perekaman KTP untuk segera datang ke dukcapil atau kecamatan terdekat, karena kalau tidak data yang bersangkutan secara otomatis akan menjadi non aktif.

"Karena kita mulai tahun 2022 sudah menerapkan SIAK terpusat," ucapnya.

Ditambahkannya, terkait penerapan KTP Digital sendiri Disdukcapil Kabupaten Kapuas Hulu masih menunggu arahan dari Dirjen Dukcapil.

"Kalau memang sudah waktunya mau tidak mau tatap kita laksanakan," ungkapnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved