Bupati Sambas Satono Minta Siapapun Berpartisipasi Ikut MTQ

"Jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan ini, siapa pun yang merasa dirinya layak ikut seleksi, harus berani tampil dalam ajang MTQ tingkat kecamatan

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Sambas
Bupati Sambas H Satono ketika menghadiri pembukaan MTQ Kecamatan Sambas di Desa Saing Rambi, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas H Satono meminta setiap desa dan kecamatan berpartisipasi dalam perhelatan MTQ tingkat kecamatan. Menurut Bupati Satono hal tersebut supaya siapa pun yang berbakat dapat terjaring, Jumat 30 September 2022.

Bupati Satono mengatakan, setiap desa harus mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti MTQ tingkat kecamatan supaya tujuan penjaringan yang dilakukan panitia pelaksana bisa berhasil. Dimana selanjutnya mereka yang lolos akan kembali diseleksi di tingkat kabupaten hingga ke provinsi.

"Jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan ini, siapa pun yang merasa dirinya layak ikut seleksi, harus berani tampil dalam ajang MTQ tingkat kecamatan ini, supaya bisa berpartisipasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional," katanya Jumat 30 September 2022.

Belum lama ini, Bupati Sambas, H Satono, dan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji, menghadiri pembukaan Majelis Tilawatil Quran (MTQ) IX tingkat Kecamatan Sambas, di Desa Saing Rambi.

Dinas Pariwisata Sambas Segera Luncurkan Video Promosi Rindu Sambas

Satono mengatakan, walaupun MTQ tingkat kecamatan, tetapi yang hadir adalah Gubernur Kalbar. Dia mendoakan, semoga seluruh rangkaian kegiatan MTQ tersebut berjalan lancar dan mendapat ridha dari Allah SWT.

"Sudah sering saya sampaikan, 86 persen populasi penduduk Sambas beragama Islam. Populasi penduduk Sambas adalah terbesar kedua di Kalbar setelah Kota Pontianak. Maka sangat wajar, maju mundurnya Kalbar, salah satu penentunya adalah masyarakat Sambas," katanya.

Bupati Satono mengatakan, Kecamatan Sambas adalah ibukota Kabupaten Sambas. Dia berharap, MTQ yang dilaksanakan tersebut bisa menjadi role model bagi kecamatan lain yang ada di Kabupaten Sambas.

Selain itu, kata dia, camat dan seluruh kepala desa harus siap menjadi contoh bagi yang lain. Di samping mencari bibit dan bobot yang unggul terbaik dalam membaca Alquran, sebagai persiapan MTQ tingkat kabupaten dan provinsi awal November 2022 mendatang.

"Ini juga momen syiar Islam. Maka sewajarnya ini dimeriahkan oleh kita yang mayoritas umat Islam. Kita harus mengembalikan kejayaan di tahun 90han, di mana setiap anak muda bisa membaca Alquran," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved