Terungkap! Biang Kerok Penyebab Badai PHK Hantam Tiga Perusahaan Besar Indonesia
Adapun tiga perusahaan besar Indonesia yang melakukan PHK karyawan di antaranya Shopee, Tokocrypto, dan Indosat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Akhirnya terungkap biang kerok penyebab badai PHK hantam tiga perusahaan besar di Indonesia.
Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan belum usai meski perekonomian Indonesia tumbuh positif.
Adapun tiga perusahaan besar Indonesia yang melakukan PHK karyawan di antaranya Shopee, Tokocrypto, dan Indosat.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan bahwa pelemahan ekonomi global akibat perang Rusia-Ukraina masih menekan bisnis perusahaan.
"Kondisi perusahaan saat ini sudah membaik (dibandingkan saat awal pandemi) meski belum semuanya pulih maksimal.
• PHK 300 Karyawan, Indosat Beri Pesangon hingga 75 Kali Gaji
Tetapi tahun ini terjadinya banyak PHK itu karena kondisi global adanya perang antara Ukraina dengan Rusia, itu mempengaruhi.
Tetapi kami berharap pada 2023 nanti, optimis akan semakin membaik dari tahun-tahun sebelumnya," katanya mengutip Kompas.com, Kamis 29 September 2022.
Akibat tekanan ekonomi global, Haryadi mengatakan sejumlah perusahaan perlu melakukan penataan ulang organisasi agar bisnisnya bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Salah satu langkah yang diambil yaitu dengan melakukan PHK karyawan.
Hariyadi menilai gelombang PHK karyawan tahun ini tidak begitu besar dibandingkan saat awal pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia pada 2020.
"Tahun ini tidak seberapa dibandingkan 2020 lalu, yang lebih dalam PHK-nya. Kalau PHK sekarang mungkin perusahaannya memutuskan untuk mereorganisasi lagi," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, gelombang PHK karyawan melanda sejumlah perusahaan Indonesia.
Pada September 2022, tercatat ada tiga perusahaan besar yang melakukan PHK terhadap karyawannya dengan berbagai alasan.
Gelombang PHK dimulai dari Shopee, salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia.
• Nasib PHK Kurir Shopee Xpress Setelah Kemenaker Turun Tangan
Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan, PHK ini berhubungan dengan kondisi ekonomi global.
Sebanyak 3 persen dari total karyawan disebut terkena PHK Shopee. Namun, tak ada rincian jumlah pasti berapa banyak yang terdampak. Ia menuturkan, PHK kali ini merupakan langkah efisiensi perusahaan untuk mencapai keberlanjutan dan kemandirian di tengah ketidakpastian ekonomi global.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Terungkap-Biang-Kerok-Penyebab-Badai-PHK-Hantam-Tiga-Perusahaan-Besar-Indonesia.jpg)