Modus Diberikan Pekerjaan di Pontianak, Seorang Wanita di Sekadau Jadi Korban Pencabulan

Terlapor meminta korban untuk duduk dan diajak ngobrol tentang pekerjaan selanjutnya terlapor meminta korban korban melepas semua pakaian

Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Terduga pelaku pencabulan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kasus pencabulan kembali terjadi, kali ini menimpa seorang wanita di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Kasat Reskrim Polres Sekadau, IPTU Rahmad Kartono mengatakan modus pelaku dengan menawarkan pekerjaan di Kota Pontianak.

"Kasus ini bermula pada minggu 18 September 2022 lalu, terlapor berinisial ML datang ke rumah orang tua pelapor yang juga korban berinisial AT di Sekadau Hulu untuk menawarkan pekerjaan di Pontianak kepada korban. Atas tawaran terlapor, korban menyetujui, kemudian terlapor bertemu dengan kedua orang tua korban meminta izin ke pada orang tua korban untuk membawa korban pergi ke pontianak," ujar Kasat, Kamis 29 September 2022.

Kamudian di perjalanan menuju Pontianak terlapor dan korban behenti singah di penginapan ketapang jaya kecamatan Nanga Taman dan membawa korban ke dalam penginapan dan memasukan ke dalam kamar dengan alasan untuk beristirahat.

Kantor Bawaslu Sekadau Dibongkar Pencuri, Polres Sekadau Amankan 3 Pelaku

"Dari sinilah selanjutnya terlapor meminta korban untuk duduk dan diajak ngobrol tentang pekerjaan selanjutnya terlapor meminta korban korban melepas semua pakaian dengan alasan untuk mengambil cairan dari alat lelamin korban untuk di tes di pontianak. tujuannya untuk memastikan apakah pelapor hamil atau tidak," katanya.

"Awalnya korban ragu namun menyetujui untuk diperiksa, kemudaian terlapor melakukan hal yang tidak sewajarnya kepada korban (pencabulan) kemudian terlapor meminta kepada pelapor agar bisa bersetubuh dengan korban dengan menjanjikan bayaran, namun korban menolaknya," ungkapnya.

Setelah selesai terlapor dan korban di ajak untuk makan, setelah selesai makan ke dua nya kembali ke penginapan, kemudian setelah sampai di penginapan terlapor tidur.

"Korban kemudian menghubungi pacarnya minta dijemput di penginapan ketapang jaya, nanga taman dan kemudian membawa korban keluar dari penginapan tersebut," tutur Kasat.

Selanjut nya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke polres sekadau untuk di tindak lanjuti, dan pihaknya langsung merespon laporan tersebut.

"Saat ini kita sudah amankan pelaku dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, kita juga mengamankan brang bukti," pungkasnya.

Atas peristiwa ini pula Kasat Reskrim mengimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati agar kejadian serupa tak lagi terulang. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved