Cara Qodho Sholat 5 Waktu dan Ketentuan Ganti Sholat yang Ditinggal

Dalam kondisi apapun Sholat wajib tetap harus dilaksanakan meski dalam keadaan sakit kecuali hilang kesadaran.

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Kolase Tribunpontianak.co.id / sid / google
Adzan sebagai tanda masuknya waktu Sholat bagi Umat Islam. Bagi yang meninggalkan wajib mengqodho atau menggantinya 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Setiap Sholat Fardhu wajib dilaksanakan bagi Umat Islam sebagai identitas.

Dalam kondisi apapun Sholat wajib tetap harus dilaksanakan meski dalam keadaan sakit kecuali hilang kesadaran.

Bagi yang tanpa sengaja meninggalkan Sholat Fardhu maka wajib untuk di qodho.

Setiap Sholat Fardhu bisa di qodho, baik Dzuhur, Ashar, Magrib, Isya dan Subuh.

Cara mengqodho Sholat memiliki tata cara masing-masing, yang dilaksanakan sesuai dengan jumlah rakaat Sholat tersebut.

Mengqodho Sholat Fardhu yang terlewat didasarkan pada hadist-hadist berikut ini.

 “Jika kalian tertidur atau lupa Sholat, maka Sholatlah saat kalian ingat, tidak ada kafaroh (denda) lain selain itu.” (HR.Bukhori no.597).

Apakah Sholat Magrib bisa Diqodho ? Cara Mengqodho Sholat Fardu Dzuhur Ashar Magrib Isya & Subuh

"Sesungguhnya ketiduran bukan termasuk menyia-nyiakan Sholat. Yang disebut menyia-nyiakan Sholat adalah mereka yang menunda Sholat, hingga masuk waktu Sholat berikutnya. Siapa yang ketiduran hingga telat Sholat maka hendaknya dia mengerjakannya ketika bangun." (HR. Muslim).

Cara Mengqodho Sholat

- Jika tak sengaja meninggalkan Sholat akibat tidur maka setelah bangun langsung mengqodho atau menggantinya.

- Jika akibat tidak sadarkan diri maka saat siuman segera menggantinya atau mengqodhonya.

- Jika masih sadar lakukan Sholat semampunya.

Ketentuan :

Qodho atau ganti Sholat yang ditinggalkan harus dilakukan dengan segera ketika sudah bangun dari tidur atau sadar dari pingsan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved