Tugas Pokok Bersama Tangani Stunting, Dandim Sambas Ajak Jadikan Generasi Kekuatan Besar

Menurut dia, simbolis pemberian bantuan ataupun anggaran untuk para pembina atau pendamping stunting memang sudah menjadi segmen yang menjadi sangat-s

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/IMAM MAKSUM
Dandim 1208 Sambas Letkol Inf Dadang Armada Sari ketika mendampingi Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi rapat penanganan stunting di Kabupaten Sambas, Rabu 21 September 2022 kemarin. 

TRIBUNPINTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Komandan Kodim (Dandim) 1208 Sambas Letkol Inf Dadang Armada Sari mengatakan penanganan stunting di Kabupaten Sambas merupakan tugas pokok bersama, termasuk TNI Angkatan Darat.

"Kenapa Presiden RI Jokowi sudah menyampaikan kepada kita semua bahwasanya stunting adalah tugas pokok bersama bukan hanya tugas pokok langsung Kabupaten Sambas. Tapi sudah menjadi hal yang nasional makanya TNI melalui TNI Angkatan Darat," katanya Kamis 22 September 2022.

Sebelumnya Dandim 1208 Sambas mengikuti rapat koordinasi penanganan stunting dan simbolis penyerahan rekening Tim Pendamping Keluarga Stunting di Ruang Rapat Wakil Bupati Sambas, Rabu 21 September 2022 kemarin.

Menurut dia, simbolis pemberian bantuan ataupun anggaran untuk para pembina atau pendamping stunting memang sudah menjadi segmen yang menjadi sangat-sangat penting.

Sekda Fery Madagaskar Buka Rakor Daerah Regsosek Kabupaten Sambas

"Yang utama dan intinya adalah integritas kita merasa memiliki Indonesia dalam bagian besar yang mana ke depan Indonesia menatap pada 2045 menyiapkan generasi muda yang siap potensial, dan bisa bersaing dengan generasi muda dari benua apapun nantinya," katanya.

Tentu, imbuh dia, saat ini pihaknya sudah membina mereka minimal dari bagaimana tidak ada lagi kasus-kasus stunting.

Tentunya kasus stunting ini bukan hanya semata-mata tentang gizi namun perlu melihat pola kehidupan masyarakat atau gaya hidup masyarakat ataupun masalah-masalah sosial lainnya.

"Mungkin berdampak maka di sini perlu duduk bersama antara stakeholder terkait termasuk Pemerintah Daerah dan OPD-nya. Ayo kita bergandengan tangan menatap suatu permasalahan, menjadikan suatu potensi untuk bagaimana meningkatkan khususnya di Sambas menjadi suatu kekuatan besar," ucapnya.

Dia menegaskan, Kabupaten Sambas adalah penduduk terpadat kedua setelah Kota Pontianak ini akan menjadi permasalahan apabila tidak dikelola dan ditata sejak dini mungkin. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved