Sekda Fery Madagaskar Buka Rakor Daerah Regsosek Kabupaten Sambas

Dia menerangkan, saat ini, kementerian, lembaga, pemerintah daerah memiliki data terkait kesejahteraan sosial yang belum terintegrasi.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. BPS Sambas
Sekda Sambas Fery Madagaskar ketika membuka Rakor daerah Regsosek Kabupaten Sambas, Kamis 22 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Fery Madagaskar membuka Rapat Koordinasi Daerah pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 di Hotel Pantura Jaya, Sambas, Kamis 22 September 2022.

Fery Madagaskar mengatakan sejalan dengan Agenda Strategi APBN 2023 yakni penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang produktif, inovatif, dan berdaya saing melalui peningkatan kualitas pendidikan dan sistem kesehatan ini selaras dengan upaya peningkatan IPM Kabupaten Sambas.

"Serta akselerasi reformasi sistem perlindungan sosial, kepada Badan Pusat Statistik (BPS) diamanatkan tugas perbaikan basis data penerima melalui pembangunan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) untuk menyempurnakan perlindungan sosial sepanjang hayat dan adaptif, subsidi tepat sasaran dan berbasis target penerima manfaat, serta percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem," katanya.

Dia menerangkan, saat ini, kementerian, lembaga, pemerintah daerah memiliki data terkait kesejahteraan sosial yang belum terintegrasi.

Penurunan Kasus Stunting Buah Manis Kerja Keras Penanganan Stunting di Kabupaten Sambas

Pemerintah terus berbenah dan melakukan evaluasi tehadap pemberian bantuan sosial akibat dampak Covid-19 untuk meningkatkan kualitas data masyarakat rentan miskin.

"Agar perbaikan mekanisme pelaksanaan program perlindungan sosial bagi seluruh warga negara berdasarkan kerentanan memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat waktu, mudah, akuntabel, dan responsif terhadap kondisi bencana," tuturnya.

Dalam rangka transformasi data, lanjut dia, menuju Regsosek seluruh penduduk, akan dilakukan upaya perubahan penyediaan data sosial ekonomi yang bersifat sektoral menjadi data yang terintegrasi dan akurat.

"Sehingga mulai 2022, BPS sebagai pelaksana pendataan dan pemutakhiran DTKS akan melakukan Pendataan Awal Regsosek dan menetapkan standardisasi kualitas pemutakhiran basis data seluruh penduduk secara berkelanjutan," jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved