Lokal Populer

Penyaluran BLT BBM di Kabupaten Sanggau Capai 51,7 Persen Dari Seluruh Sasaran KPM

per KPM menerima sebesar Rp 300 ribu rupiah untuk dua bulan. Penyaluran BLT BBM khusus di Kota Sanggau sudah dilaksanakan

Kolase Tribunpontianak.co.id / sid / google
Masyarakat antre dalam proses pencairan BLT BBM di Bulan September 2022. Setiap peserta menerima bantuan selama 4 bulan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepala Kantor Pos Kabupaten Sanggau Ahmad Syarifuddin menyampaikan bahwa hingga saat ini Kantor Pos Sanggau sudah menyalurkan BLT BBM tahap I kepada 12.957 keluarga penerima manfaat (KPM) atau sebesar 51,7 persen dari 26.838 sasaran KPM di Kabupaten Sanggau.

"Terkait penyaluran BLT BBM tahap I untuk Kabupaten Sanggau ada penambahan sebanyak 2.820 KPM, sehingga total alokasi saat ini 26.838 KPM. Dan sampai tanggal 19 September 2022 sudah tersalurkan sebanyak 12.957 KPM atau 51,7 persen,"katanya, Selasa 20 September 2022.

Dikatakannya, per KPM menerima sebesar Rp 300 ribu rupiah untuk dua bulan. Penyaluran BLT BBM khusus di Kota Sanggau sudah dilaksanakan sejak tanggal 15 hingga 17 September 2022.

Namun bagi KPM yang berhalangan hadir dijadwal utama tersebut, tetap bisa dilayani oleh petugas dari Kantor Pos.

Segel Dibuka, 400 Siswa SDN 41 Pontianak Kembali Belajar di Sekolah

"Untuk di kecamatan sampai dengan tanggal 23 September 2022, dan dalam Kota Sanggau jadwal utamanya dari tanggal 15 hingga 17 September 2022,"jelasnya.

Ahmad juga menjelaskan syarat pengambilan BLT BBM tersebut, pertama adalah membawa surat undangan, membawa KTP dan KK asli. Jika penerima berhalangan bisa diwakilkan oleh anggota keluarga yang masih dalam 1 KK.

"Dengan membawa KTP asli dan KK asli serta KTP yang diwakili, penerima wajib memakai masker, dan patuhi jadwal yang sudah di tentukan. Contohnya jika penerima atas nama suami dan tidak bisa hadir maka masih bisa diwakilkan oleh istri/anak," pungkasnya.

Warga Meninggal Terdata

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sambas, Gunadi mengungkapkan ada sejumlah BLT yang disalurkan tidak tepat sasaran.

Gunadi menyebutkan berdasarkan laporan dari pemerintah desa bahwa ditemukan keluarga penerima manfaat (KPM) yang sudah meninggal namun masih mendapat BLT. Tetapi dia tidak merincikan angka tersebut.

BREAKING NEWS - Kantor Balitbang Kalbar Samping SPBU Kota Baru Pontianak Terbakar

"Temuan sementara informasi dan laporan dari desa, KPM yang sudah meninggal masih masuk lagi," tuturnya kepada Tribun Pontianak, Senin 19 September 2022.

Dia menerangkan penyaluran BLT BBM sudah dilaksanakan mulai 9 September 2022 dan masih bejalan. Penyaluran BLT kata dia, jadwalnya diatur oleh Kantor Pos.

"Data ada pada Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos PMD yang mengurus Program PKH, ada ditemukan PKM yang meninggal tapi masih menerima," tuturnya.

Dia berharap bantuan BLT BBM diberikan untuk masyarakat yang terkena dampak kenaikan bahan bakar minyak untuk mengantisipasi kenaikan bahan-bahan pokok sehari-hari.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved