Pemilik Rumah Makan di Sambas Sebut Harga Ketersedian Daging Sapi Stabil

"Alhamdulillah harga sampai saat ini masih stabil, kemudian kita juga tak perlu khawatir karena stok daging cenderung masih tersedia," tuturnya.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
Pemilik Rumah Makan Upik Tanjuang Mahardi. Dok Facebook Tribun Pontianak/ Imam Maksum 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sejumlah pemilik usaha rumah makan di Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, mengungkapkan harga daging sapi segar masih stabil di Kabupaten Sambas, Rabu 21 September 2022.

Satu diantaranya, pemilik rumah makan Upik Tanjuang di Kecamatan Sambas, Mahardi mengatakan harga daging sapi segar di Pasar Pagi Sambas normal. Selain itu ketersediaan daging sapi juga aman di Kecamatan Sambas.

"Harga daging di Pasar Pagi Sambas stabil harganya berkisaran Rp150 ribu per kilogram. Harga ayam potong Rp34 ribu per kilogram," ucapnya kepada Tribun Pontianak.

Menurut dia konsumen atau para pelaku usaha yang membutuhkan stok daging sapi tidak perlu merasa khawatir akan ketersediaan daging untuk saat ini. Dia menilai di Pasar Sambas stok daging masih normal.

Gandeng Forum Lalu Lintas Kabupaten Sambas, Jasa Raharja Singkawang Gelar FGD

"Alhamdulillah harga sampai saat ini masih stabil, kemudian kita juga tak perlu khawatir karena stok daging cenderung masih tersedia," tuturnya.

Pemilik rumah makan yang sudah berdiri dua tahun lebih ini menjelaskan, harga daging sapi masih belum mengalami kenaikan. Dia berharap selain harga normal dan stabil ketersediaan stok juga mesti terjaga di pasaran.

"Untuk saat ini harga daging sapi belum ada kenaikan, harapannya stok daging selalu tersedia di Pasar. Harus selalu ada," katanya.

Dia menambahkan, bahkan sejak kebijakan harga BBM bersubsidi naik dirinya tidak merasakan pengaruh kenaikan di harga daging sapi. Namun demikian, menurutnya, tidak menutup kemungkinan terjadi kenaikan harga kedepan.

"Belum ada, belum terasa kenaikan harga setelah atau paska kenaikan harga BBM. Tetapi kemungkinan yang akan datang kita belum bisa tahu, tapi kemungkinan nanti ada," ucapnya.

Dia mengaku rumah makan miliknya membutuhkan sedikitnya tiga kilogram per hari daging sapi. Sementara itu untuk kebutuhan daging ayam broiler pihaknya membutuhkan 50 ekor dalam sehari.

"Kadang saya beli tiga kilogram daging sapi per hari, kalau daging ayam saya minimal 50 ekor per hari. Sayur dan bahan pokok lainnya stabil. Alhamdulillah," jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved