PT Jasa Raharja Kalbar

Gandeng Forum Lalu Lintas Kabupaten Sambas, Jasa Raharja Singkawang Gelar FGD

Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Singkawang Immanuel bandi, SE, MM menyampaikan bahwa dengan dilaksanakannya...

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Barat melalui Jasa Raharja Perwakilan Siangkawang menggelar Focus Group Discussian (FGD) Bersama Forum lalu Lintas dan Angkuta Jalan (FLLAJ) di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, Senin 19 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Barat melalui Jasa Raharja Perwakilan Siangkawang menggelar Focus Group Discussian (FGD) Bersama Forum lalu Lintas dan Angkuta Jalan (FLLAJ) di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, Senin 19 September 2022.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas Jalil Muhammad, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Sambas, Badan Pendapatan Daerah dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sambas.

Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Singkawang Immanuel bandi, SE, MM menyampaikan bahwa dengan dilaksanakannya Focus Group Discussion (FGD) ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di lokasi lokasi yang dinilai rawan terjaddi kecelakaan lalu lintas di Wilayah Kabupaten Sambas.

Dalam penganganan laka lantas, Immanuel Bandi menjelaskan PT Jasa Raharja terus aktif berkoordinasi Bersama Rumah Sakit Umum Daerah dan BPJS dalam bidang penanganan asuransi sebagai tindak lanjut dari laporan kepolisian terhadap kecelakaan yang dialami oleh masyarakat.

Jasa Raharja Gelar Penanaman 20.000 Pohon di Seluruh Indonesia

Menurutnya, dari data yang dihimpun Jasa Raharja masyarakat yang mengalami kecelakaan banyak yang dialami oleh masyarakat yang berusia produktif, sehingga berkoordinasi dengan FLLAJ di Wilayah Kabupaten Sambas.

Dengan adanya Forum ini kami berharap adanya identifikasi masalah kecelakaan di titik-titik blackspot atau daerah yang sering terjadi kecelakaan sehingga dapat dilakukan pencegahan dan penanganan yang signifikan untuk menekan tingkat jumlah kecelakaan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang belum cakap untuk mngendarai kendaraan bermotor untuk dapat tidak mengendarai kendaraan terlebih dahulu. Karena secara hukum belum dinilai belum cakap dan dapat meningkatkan risiko kecelakan yang semakin besar,” tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved