Tata Kelola Keuangan dan Aset, Disdikbud Sambas Inventarisasi Satuan Pendidikan

"Kami belum bisa menjawab apakah ada atau tidak ada tanah dan aset lainnya karena kami sedang menginventarisasinya," tuturnya kepada Tribun Pontianak,

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/IMAM MAKSUM
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas, Sumekto Hadi Suseno, saat memberikan sertifikat tanah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas, Sumekto Hadi Suseno menjelaskan pihaknya melakukan inventarisasi tanah dan aset satuan pendidikan.

Sumekto Hadi Suseno menjelaskan pihaknya belum menemukan apakah ada tanah atau aset Disdikbud yang bermasalah. Namun setelah melakukan inventarisasi, ujar dia, tidak menutup kemungkinan ditemukan aset yang bermasalah.

"Kami belum bisa menjawab apakah ada atau tidak ada tanah dan aset lainnya karena kami sedang menginventarisasinya," tuturnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 20 September 2022.

Penyaluran BLT di Sambas Tidak Tepat Sasaran, Warga Meninggal Terdata Penerima BLT

Dia menerangkan, sejalan dengan program yang pihaknya lakukan, bahwa saat ini Disdikbud Kabupaten Sambas dalam proses penataan pengelolaan keuangan dan aset.

"Tidak hanya aset-aset yang berada di lingkungan kantor Disdikbud di kabupaten, tetapi termasuk aset-aset di satuan pendidikan yang tersebar di Kabupaten Sambas," jelasnya.

Tentunya, imbuh dia, langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum atas aset-aset yang dimiliki sehingga jangan sampai peristiwa seperti penyegelan sekolah yang terjadi di Kota Pontianak.

"Langkah awal, bersama Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Sambas dan BPN, kami masih berjalan untuk mendata, inventarisasi dan pengukuran tanah-tanah untuk selanjutnya disertifikatkan," tuturnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved