Pemilu 2024

Tahapan Pemilu 2024, Jika Demokrat Menang AHY Jamin Kebebasan Berekspresi!

Pada pidato politiknya AHY menyatakan jika dirinya menang dalam Pemilu 2024 mendatang pihaknya akan menjamin kebebasan berekspresi.

TRIBUNNEWS
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat menyampaikan sikap partai terkait Kongres Luar Biasa (KLB), Jumat 5 Maret 2021.-AHY Pada saat Rapimnas Partai Demokrat menyatakan jika Demokrat menang dalam Pemilu 2024 Mendatang dirinya menjamin kebebasan Berekspresi untuk setiap orang, termasauk mengkritik Pemerintah bagi oposisi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Partai Demokrat baru saja menggelar Rapat Pimpinan Nasional ( Rapimnas ) di JCC, Jumat 16 September 2022, Rapimnas Demokrat membahas beberapa topik mulai dari koalisi Parpol hingga dukungan untuk sang ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) yang akan maju di Pilpres 2024 Mendatang.

Pada pidato politiknya AHY menyatakan jika dirinya menang dalam Pemilu 2024 mendatang pihaknya akan menjamin kebebasan berekspresi pasalnya ini merupakan tanggapan AHY terkait kondisi ruang siber saat ini.

Pernyataan AHY ini bukan tanpa sebab menurutnya ini merupakan tanggapan terkait masifnya serangakan dari ruang siber terhadap pihak-pihak yang bersebrangan arah dengan pemerintah, fenomena ini terjadi seolah-olah pemerintah anti kritik.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa partai Demokrat merupakan partai oposisi pemerintah selama kurun waktu 10 Tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Tahapan Pemilu 2024, ANIES-AHY Unggul Dalam Simulasi Terbaru Lembaga Survei Independen

AHY menyebutkan jika pernyataan ini telah dia kaji secara ilmiah berdasarkan fakta-fakta yang diungkapkannya.

“Hasil riset gabungan LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi Sosial) dengan University of Amsterdam, dan sejumlah lembaga lainnya pada tahun 2021 mengungkap fakta,” ujar AHY dalam pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat 16 September 2022 dikutip dari Kompas.com

 “Bagaimana pasukan siber bayaran atau buzzer, menyerang Partai Demokrat secara sistematis dan masif,” jelasnya.

Ia menuturkan para buzzer berupaya untuk mempengaruhi opini publik pada Partai Demokrat. Kemudian, lanjutnya, instrumen hukum yang ada justru kerap digunakan untuk menjerat masyarakat yang mengkritisi pemerintah.

“Ini tentu sebuah berita buruk dalam kehidupan politik dan demokrasi kita,” katanya.

Pernyataan AHY kemudian dipertegas jika Demokrat nantinya menjadi bagian dari Pemerintahan ( Menang Pemilu 2024) dirinya menjamin kebebasan berkekspresi untuk setiap orang termasuk akan terbuka terhadap kritikan kepada pemerintah.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved