Khazanah Islam

Doa Habis Wudhu dan Keutamaan yang Diinginkan Semua Orang

Serta menjadi penyempurna dari amal ibadah yang dilakukan seperti wudhu yang disempurnakan dengan membaca doa sebelum dan sesudah.

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
GRAFIS TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENRO
Melaksanakan Wudhu sebelum beribadah. Dianjurkan untuk membaca doa setelah Wudhu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Membaca doa sebelum dan sesudah merupakan anjuran dalam Islam.

Doa merupakan permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk mendapatkan perlindungan.

Serta menjadi penyempurna dari amal ibadah yang dilakukan seperti Wudhu yang disempurnakan dengan membaca doa sebelum dan sesudah.

Doa setelah berwudhu tentunya akan mendapatkan pahala.

Namun disamping itu juga memiliki keutamaan yang diinginkan banyak orang ketika nanti sudah di akhirat.

Keutamaan doa setelah Wudhu disebut dalam Hadist Nabi SAW sebagai berikut :

“Tidaklah salah seorang di antara kalian berWudhu dengan menyempurnakan Wudhunya kemudian ia membaca doa (yang artinya) ‘Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya’ kecuali dibukalah delapan pintu surga untuknya yang dapat ia masuki dari mana saja ia mau.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Ahmad).

Doa Abis Wudhu , Ada Pilihan yang Pendek dan Panjang

Dari hadist di atas dijelaskan bahwa keutamaan membaca doa habis Wudhu yakni akan dibukakan baginya (orang yang berWudhu sempurna dan membaca doa) delapan pintu surga.

Orang yang membaca doa setelah Wudhu nanti di akhirat akan dibebaskan untuk masuk surga dari pintu manapun.

Doa sesudah Wudhu

اَشْهَدُ اَنْ لاَّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

"Asyhaduallaa ilaaha illallaah wahdahulaa syariika lahu wa asyhadu anna muhammadan' abduhu warasuuluhu . Allahummaj'alini i minat -tawwaabiina , waj'alni minal mutathahhiriina waj alnii min 'ibadi kash shaalihiina."

Artinya :

"Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang menyekutukan bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hambaNya dan UtusanNya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan orangorang yang shaleh."

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved