Pemilu 2024

Tahapan Pemilu 2024, Pakar : Peluang PPP di Pemilu Terancam oleh Kisruh Internal !

Peluang PPP lolos ke DPR RI sangat bergantung pada kemampuan partai tersebut melakukan konsolidasi dalam waktu dekat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Partai Persatuan Pembangunan- Pakar kepemiluan menyebut jika peluang PPP di Pemilu 2024 akan terpengaruh akibat kisruh internal yang dihadapi mengingat kasus internal ini mirip dengan yang dihadapi PPP pada Pemilu 2019. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pengamat kepemiluan Universitas Indonesia Titi Anggraini menilai, kisruh internal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) bakal berdampak pada Politik elektoral di Pemilu 2024.

Peluang PPP lolos ke DPR RI sangat bergantung pada kemampuan partai tersebut melakukan konsolidasi dalam waktu dekat.

"Pasti berdampak pada elektoral 2024. Apalagi kemudian kalau kita lihat, PPP ini kan cukup memerlukan perjuangan keras untuk berhadapan dengan ambang batas parlemen 4 persen," kata Titi mengutip Kompas.com, Kamis 8 September 2022.

Titi menilai PPP harus secepatnya melaksanakan konsolidasi terkait kisruh internal yang saat ini terjadia mengingat PPP juga baru saja beres menghadapi persoalan dualisme internal yang terjadi antara kubu Djan Faridz dan Romahurmuziy.

Peristiwa seperti itu kini terulang lagi saat ini. Pada Pemilu 2019, PPP hampir gagal tembus parlemen.

Tahapan Pemilu 2024, Mardiono Tegaskan PPP Tetap Solid dengan Koalisi Indonesia Bersatu !

Perolehan suara mereka tak sampai 5 persen, menjadikannya nomor buncit di antara partai-partai parlemen.

Ketika dikonversi menjadi jumlah kursi di DPR RI, kursi PPP tak sampai 4 persen, hanya 19 kursi.

Titi menerangkan, dualisme semacam ini berbahaya bagi partai politik karena erat kaitannya dengan pencalonan dan keanggotaan.

PPP harus membayar mahal terkait kasus serupa yang dialami pada Pemilu 2019, kini memasuki tahapan pemilu 2024 PPP kembali menghadapi masalah serupa. 

"Contohnya, di pilkada kan berpengaruh. (Imbas dualisme Djan Faridz dan Romahurmuziy) beberapa kader PPP malah tidak maju dari PPP. Ada yang maju dengan perseorangan atau maju dari partai lain," jelas Titi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved