BBM Subsidi Naik
Kenaikan Harga BBM Bagi Sopir Truk: Minimal Stok Buat Kami di Jalan Tetap Ada
“Jadi kita mohon, dari kawan-kawan supir semua, supaya pemerintah mengkaji ulang peraturan Gubernur, yang diperlakukan tanggal 13 nanti,” harapnya.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Lanjut Ricky, untuk permasalahan BBM sebagai masyarakat dirinya hanya bisa pasrah mengikutinya.
Ia menekankan, agar pengoprasian kendaraannya dapat terpenuhi, minimal stok dari BBM itu sendiri selalu tersedia.
“Kalau BBM terutama buat kami-kami ini balik lagi, ya kita ini di bawah cuma ngikut aja, karena buat kami ini dilema gitu,” katanya.
“Intinya buat kami supir ini, selama kenaikan itu ada. Minimal stok buat kami di jalan nanti tetap ada, karena bukan apa saat ini yang tidak kita pungkiri masalah kuotanya ini, mencukupi apa tidak,” timpalnya.
Selain itu, ia menilai kebijakan pembatasan jam operasional dan kenaikan harga BBM adalah beban yang secara bersamaan dihadapi oleh sopir-sopir kendaraan roda empat keatas.
“Terus karena akan berimbas dari yang tadi disampaikan Pak Suwarno, dari BBM ini. Ok mungkin saat ini kami anggap aman, tetapi baru juga kami jatuh ini ditimpa lagi tangga dengan peraturan pembatasan operasional yang akan kami hadapi ini,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News