Lokal Populer
Kampanyekan Gerakan Lawan Hoaks di Lingkungan Pendidikan
kita berkolaborasi untuk mengkultifasi ekosistem periksa fakta di Indonesia
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Tri Pandito Wibowo
Pasalnya Jumadi menilai pengetahuan terhadap literasi media untuk mengurangi berita-berita hoaks yang beredar di masyarakat sangat penting dilakukan.
• Titik Terang Polemik Batas Wilayah Antara Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya
Hal tersebut supaya anak didik bisa terlatih untuk membedakan, apakah berita yang dibaca itu hoaks atau tidak. Dan hal tersebut dilatih pada kegiatan ini.
“Diberitahu bagaimana cara membedakan berita ini apakah hoaks atau bukan. Itu ada diberikan materi-materi dari Mafindo,” ujarnya, Senin, 5 September 2022.
“Oleh karena itu kami dari dinas pendidikan ada juga kepala sekolah sangat mendukung sekali kegiatan seperti ini,” timpalnya.
Diharapkannya, kegiatan diskusi tersebut bisa dilanjutkan dengan pemberian materi secara langsung ke sekolah-sekolah.
“Mudah-mudahan ada tindak lanjutnya, artinya tidak hanya berhenti di sini. Tetapi kami berharap Mafindo itu bisa lebih memberikan lagi dukungan untuk bagaimana memberikan materi-materi mungkin ke sekolah ya,” harapnya.
Jumadi menilai, dengan adanya pemberian materi mengenai cek fakta sebuah berita di sekolah-sekolah.
Akan membuat anak-anak didik khususnya yang berada di jenjang SMP/SMA bisa terlepas dari berita-berita hoaks.
“Dan kalau tidak hati-hati juga membayahakan yang bersangkutan sendiri, bisa saja nanti dia mengshare berita yang sebetulnya itu hoaks atau dia sendiri memproduksi hoaks Itukan harus dipahamkan apalagi anak-anak SMA/SMP inikan anak anak yang sedang produktif membuat konten di media sosial,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kegiatan-diskusi-terfokus-atau-focus-group-discussionFGD-sdf-sd-fds.jpg)