Lokal Populer

Mudahkan Petani Jual Hasil Pesanan Mahasiswa UMP Hadirkan Aplikasi Sayur Segar

berinisiatif membuat aplikasi sehingga memudahkan petani supaya bisa melakukan transaksi jual- beli secara digital

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) Kampus Sintang, mengembangkan platform belanja sayur online untuk memudahkan petani menjual hasil pertanian ke tangan konsumen. 

Meski program Kuliah Kerja Usaha (KKU) di Desa Merarai 1 sudah selesai, Rara memastikan program pendampingan tetap berkelanjutan.

Apalagi, masih ada beberapa pengembangan aplikasi yang diperlukan, termasuk mencari pola kerjasama dengan driver.

"Kedepan kami masih merancang untuk jasa pengiriman. Kami akan cari pihak yang akan bekerjasama dalam pengiriman, kami masih membutuhkan komunitas driver yang siap mengirim langsung ke konsumen yang ada di Sintang karena target utama itu di Sintang," ujar Rara. Program KKU memang sudah selesai, tapi pendampingan terus berlanjut."

Pihak Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) Kampus Sintang, kata Rara sangat merespon baik gagasan mahasiswa membuat aplikasi sayur segar ini. Dukungan lain juga akan diberikan untuk pengembangan inovasi kedepannya.

"Ada bantuan dari kampus untuk pengembangan inovasi, bimbingan dari dosen juga. Kita juga akan bantu promosi. inikan tanaman yang mudah busuk, maka kami berfikir supaya bagaimana ini lebih awet dan bisa dijual ke pasar modern, misal dalam bentuk kemasan yang lebih bagus, menarik atau dalam bentuk pandangan siap saji. Kita akan terus menggali seperti apa kebutuhan yang apa. Aplikasi inj masih dalam proses pengembangan harusnya bisa diunduh di playstore," ujar Rara.

Benih Unggul

Staf Ahli Bupati Landak Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Anem mewakili Pj Bupati Landak membuka acara panen dan prosesing Benih Padi.

Kegiatan Demonstrasi Benih Unggul Tanaman Pangan di Desa Caokng, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak. Bertempat di Desa Caokng, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak pada Jumat 2 September 2022.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Barat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Landak, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengawasan dan Sertifikasi Benih (UPT PSB) Provinsi Kalimantan Barat.

Perwakilan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak, Forkopimcam Mempawah Mempawah Hulu, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mempawah Hulu.

Kepala Desa Caokng beserta perangkat desa, PBT Kabupaten Landak, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Mempawah Hulu, Kelompok Tani dan tamu undangan lainnya.

Benih Padi Varietasi Inpari 36 dan 37, Meningkatkan Ketahanan Padi Terhadap Hama Penyakit

Dalam sambutan Pj Bupati Landak yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Landak Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Anem menyatakan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk.

Sehingga upaya peningkatan produksi pangan di dalam Negeri perlu menjadi perhatian. Sektor pertanian adalah sektor yang sangat vital karena berperan dalam ketersediaan bahan pangan.

"Jika melihat situasi dunia saat ini dimana Presiden RI Joko Widodo beberapa kali dalam pidatonya menegaskan bahwa ancaman krisis pangan global sangat nyata, maka kita juga harus tanggap akan isu ini dan melakukan Tindakan preventif agas krisis pangan tidak terjadi di wilayah kita,” ujar Anem.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved