Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Protestan Jumat 2 September 2022 Bacaan Ayat Alkitab Yohanes 7:38

Bacaan Ayat Alkitab Renungan harian Kristen Protestan Jumat 2 September 2022 diambil dari Yohanes 7:38.

Phil Nijhuis / ANP / AFP
Umat ​​beriman menghadiri kebaktian doa di Revival konferensi Pentakosta di Biddinghuizen, pada 5 Juni 2022. Lihat Bacaan Renungan harian Kristen Protestan Jumat 2 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bacaan Renungan harian Kristen Protestan Jumat 2 September 2022.

Bacaan Ayat Alkitab Renungan harian Kristen Protestan diambil dari Yohanes 7:38.

Renungan harian Kristen Protestan ini merupakan catatan dari seorang penginjil Oswald Chambers.

Dalam Renungan harian Kristen Protestan hari ini Oswald Chambers mengangkat tema “Hidup yang Murni dan Pengorbanan yang Kudus”.

Apa atau bagaimana sih, sukses atau keberhasilan rohani?

Renungan hari ini menekankan, hidup rohani kita tidak dapat diukur dengan keberhasilan seperti dunia mengukurnya, tetapi dengan hal yang dicurahkan Allah melalui kita dan kita tidak dapat mengukur hal itu.

Renungan Harian Kristen Protestan Kamis 1 September 2022 Bacaan Ayat Alkitab 1 Petrus 1:16

Bacaan Ayat Alkitab Yohanes 7:38

7:38

Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

Renungan harian Kristen Protestan

Yesus tidak berkata, “Siapa saja yang percaya kepada-Ku akan menyadari berkat kepenuhan Allah”, tetapi, dalam esensinya, “Siapa saja yang percaya kepada-Ku, dari dia akan mengalirkan segala sesuatu yang diterimanya”.

Ajaran Tuhan kita selalu anti atau menentang perwujudan diri sendiri (self realization).

Tujuan-Nya bukanlah pengembangan diri seseorang, tetapi menjadikan seseorang tepat seperti diri-Nya; dan Anak Allah dikarakterisasi siap memberikan diri-Nya.

Jika kita percaya kepada Yesus, maka yang penting bukanlah hal yang kita peroleh, melainkan hal yang dicurahkan-Nya melalui kita.

Maksud Allah bukanlah menjadikan kita buah anggur yang bagus dan bernas, melainkan untuk menjadikan kita buah anggur agar Dia dapat memeras kemanisannya dari kita.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved