Imam Abu Hanifah Terpilih Pimpin MD KAHMI Pontianak

Imam Abu Hanifah mengatakan kepengurusan KAHMI Kota Pontianak periode 2017-2022 telah menjalankan amanahnya dengan baik.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Muhammad Luthfi
Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Pontianak ke IV. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hasil Musyawarah Daerah ( Musda ) Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam ( KAHMI ) Kota Pontianak ke IV.

Yang dilaksanakan di Alun-alun Kapuas dan Hotel Neo Pontianak, Sabtu 27 Agustus 2022.

Menetapkan Imam Abu Hanifah sebagai Ketua Umum MD KAHMI Kota Pontianak Periode 2022-2027.

Prosesi pembukaan Musda yang digelar di atas kapal dengan menyusuri sungai kapuas tersebut dilanjutkan di hotel Neo.

MD KAHMI Ajak Seluruh OKP Bergerak dan Berjuang Bersama Untuk Kabupaten Kayong Utara

Berlangsung alot namun berjalan tertib dan lancar melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Proses pemilihan melalui mekanisme sejumlah rayon tingkat Kecamatan mengusulkan beberapa nama untuk diusung sebagai calon.

Serta calon yang diusung menyampaikam visi misinya dan dari musyawarah diperolehlah hasil dan ditetapkan Imam Abu Hanifah sebagai ketua umum terpilih periode 2022-2027.

Mengusung visi menjadikan Kahmi Kota Pontianak yang maju dan bahagia serta misi menjadi mitra strategis bagi pemerintah kota Pontianak.

Ikut aktif dalam mengawasi pembangunan di Kota Pontianak, menjadi wadah silaturahmi bagi Alumni HMI di Kota Pontianak.

Membangun kebersamaan dan kekeluargaan antara Alumni di Kota Pontianak dan menjadi jembatan distribusi Alumni disegala bidang.

Imam Abu Hanifah mengatakan kepengurusan KAHMI Kota Pontianak periode 2017-2022 telah menjalankan amanahnya dengan baik.

Dan menjadi MD Kahmi teraktif di Kalimantan Barat. "Apa yang telah di lakukan oleh kepengurusan sebelumnya nyaris sempurna dibawah kepemimpinan Kanda Subhan Noviar," ungkap Imam, Minggu 28 Agustus 2022.

Imam menegaskan dikepemimpinannya lima tahun ke depan tentunya akan memberikan warna baru dengan berbagai program yang akan dijalankan dalam kepengurusan.

“Namun demikian tentu di kepemimpinan saya nanti harus bisa memiliki warna berbeda dan lebih baik lagi, karena suksesi kepemimpinan adalah salah satunya bagaimana melakukan penguatan organisasi dan pembenahan yang dianggap masih kurang," tegasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved