Pola Hidup Sehat

Mencegah GERD Kambuh Saat Malam Hari, Cara Efektif Turunkan Asam Lambung

Kondisi ini bisa terjadi karena berbaring di permukaan yang datar secara gravitasi tidak memungkinkan makanan dan asam turun melalui kerongkongan

Healthline
Posisi Tidur Nyaman untuk Asam Lambung 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Beberapa orang merasakan heartburn atau sensasi seperti terbakar di dada.

Terkadang, penderita Gerd juga bisa merasakan seperti ada asam di pangkal leher.

Kondisi ini bisa terjadi karena berbaring di permukaan yang datar secara gravitasi tidak memungkinkan makanan dan asam turun melalui kerongkongan ke sistem pencernaan.

Kondisi ini membuat asam menjadi tergenang di tempat dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Ada beberapa cara agar Gerd tak kambuh saat tidur di malam hari, di antaranya:

1. Ubah Posisi Tidur

Jika biasanya kita tidur secara normal, ada baiknya jika asam lambung naik, cobalah untukmengubah posisi tidur setengah duduk.

Posisi ini akan sangat membantu kita untuk menurunkan asam di perut agar tidak naik ke tenggorokan.

Sembuh Secara Cepat, 14 Obat GERD Alami yang Bisa Dikonsumsi Jika Asam Lambung Naik

2. Beri jarak antara makan malam dan tidur

Menurut Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroentero hepatologi, Dr dr Nella Suhuyanly SpPD-KGEH, beri jeda antara waktu makan malam dan tidur setidaknya dua hingga tiga jam.

Semakin berat jenis makanan yang dikonsumsi saat makan malam, misalnya mengonsumsi Nasi Padang, maka jarak antara waktu makan dan tidur juga harus lebih panjang, misalnya tiga hingga empat jam.

3. Mengunyah makanan secara perlahan

Ketika makan, pastikan mengunyah makan secara perlahan dan sempurna, serta hindari makan terburu-buru.

Bahkan ketika makanan yang dikonsumsi sudah lembut, proses pengunyahan tetap dibutuhkan.

"Karena pada saat proses mengunyah sudah mempersiapkan lambung mengolah makanan. Jadi pada saat mengunyah, enzim sudah bekerja."

"Tapi kalau langsung ditelan, tidak ada enzimnya. Itu yang bikin perut jadi enggak enak, makanan seperti enggak dicerna," ujarnya dalam Instagram Live bersama Eka Hospital BSD.

Penjelasan Dokter Tentang GERD, Apakah Bisa Sembuh Secara Total?

4. Makan porsi kecil

Lebih baik makan lebih dari tiga kali sehari namun dalam porsi kecil daripada hanya makan tiga kali sehari namun dalam porsi besar.

5. Berhenti merokok

Merokok bisa menyebabkan kekuatan katup di kerongkongan berkurang atau lebih longgar. Kondisi ini pada akhirnya bisa memperburuk kondisi Gerd.

6. Menghindari pakaian ketat

Menurut Healthline, hal lain yang bisa dilakukan untuk mencegah Gerd kambuh saat tidur adalah menghindari pakaian ketat, terutama di area pinggang.

7. Berjalan santai

Setelah makan malam, usahakan berjalan-jalan ringan atau beraktivitas untuk membantu mempercepat proses pencernaan dan mengurangi risiko asam lambung naik ke kerongkongan ketika tidur.

Tanpa Obat, 7 Cara Menghilangkan Nyeri GERD

Pengobatan

Secara umum, pengobatan untuk serangan refluks asam ringan antara lain:

  • Mengonsumsi obat yang dijual bebas untuk mengatasi heartburn. Untuk kasus Gerd yang lebih serius, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan resep obat yang tepat.
  • Menghindari makanan dan minuman pemicu gejala Gerd, seperti alkohol, minuman berkafein, makanan pedas, buah-buahan sitrus, tomat, bawang, cokelat, hingga makanan berminyak dan digoreng.
  • Catat gejala yang timbul untuk mengetahui makanan atau minuman apa yang mungkin menjadi pemicu sehingga bisa dihindari. Begitu pula jika pemicunya bukan makanan.
  • Mengetahui efek samping obat yang dikonsumsi. Sebab, siapa tahu obat tersebut berkontribusi terhadap refluks asam atau gejala Gerd lainnya.
  • Mengurangi stres.
  • Menjaga berat badan sehat. Obesitas dan berat badan berlebih bisa memengaruhi frekuensi mengalami refluks asam.
  • Gerd yang tidak diobati bisa berujung pada komplikasi serius. Oleh karena itu, cobalah menerapkan tips pencegahannya agar Gerd tidak kambuh saat tidur.

Jika masih mengalami keluhan yang sama meskipun sudah melakukan beberapa upaya pencegahan, berbicaralah dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved