PMII Kalbar Sampaikan Argumentasinya Tolak Wacana Kenaikan BBM Subsidi

Pada diskusi tersebut, seluruh kader PMII Kalbar yang hadir menyampaikan argumentasinya dengan begitu antusias dan secara conclusion juga seluruh pers

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. PMII Kalbar
Foto bersama pengurus dan kader PMII Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka merespon terhadap wacana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi, Biro Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) Kalimantan Barat telah menggelar diskusi dengan tema "BBM Subsidi Naik, Rakyat Menjerit".

Diskusi tersebut digelar pada Rabu 24 Agustus malam di sekretariat PKC PMII Kalbar.

Pada diskusi tersebut, seluruh kader PMII Kalbar yang hadir menyampaikan argumentasinya dengan begitu antusias dan secara conclusion juga seluruh perserta diskusi menyatakan sikap, bahwa mereka menolak wacana kenaikan BBM Subsidi.

Sat Reskrim Polres Mempawah Tempatkan Anggota di Setiap SPBU Untuk Awasi Penyaluran BBM Subsidi

Biro hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik PKC PMII Kalbar, Mustakim Lespatih mengatakan, diskusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi ini merupakan bagian dari uji kelayakan sebesar mana penolakan dan penerimaan terkait wacana tersebut dengan mengajak seluruh kader PMII Kalbar yang bertujuan untuk melihat segala lini perspektif secara menyeluruh, baik itu dampak perekonomian, pendidikan dan sebagainya.

Sementara itu, Ketua PKC PMII Kalbar, M. Wahid Hasyim menambahkan, bahwa memang kebijakan wacana kenaikan BBM Subsidi tersebut harus melalui diskusi bersama sehingga bisa menerima secara langsung aspirasi dari masyarakat untuk mengetahui dampakny.

"Wacana ini harus kita diskusikan bersama sehingga satu tujuan dan satu cita dengan apa yang di gaungkan oleh Pengurus Besar PMII bahwa hari ini kita menolak BBM Subsidi dinaikkan," tukasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved