Lokal Populer

Warga Sintang Berharap Pemerintah Sintang Cari Alternatif TPA

Banyaknya volume sampah membuat kapasitas TPA menggunung tidak terurai, hanya dibakar. Sementara gundukan sampah sudah mendekati pemukiman warga

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK/Agus Pujianto
Tumpukan sampah menggunung di TPA KM 7 Sintang mendekati pemukiman warga. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jalan rusak dan tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Dusun Tunas Jaya, Desa Balai Agung, Kecamatan Sungai Tebelian, Sintang, dikeluhkan warga setempat.

Banyaknya volume sampah membuat kapasitas TPA menggunung tidak terurai, hanya dibakar. Sementara gundukan sampah sudah mendekati pemukiman warga dan menimbulkan bau tak sedap.

"Kami sangat prihatin dengan adanya sampah yang bertumpukan seperti gunung," kata Karman, warga setempat belum lama ini.

Menurut Karman, lokasi TPA sudah over kapasitas, sehingga menumpuk seperti gunung sampah, bahkan lahan dulunya kebun pisang sudah jadi tumpukan sampah.

"Memang masih lahan dinas kebersihan. Dulu masih kebun pisang ditanam warga, sekarang jadi gunung sampah," ujarnya.

Diskusi Strategi Pengendalian Sampah Plastik di Sungai Kapuas Kota Pontianak

Selain sampah, warga juga mengeluh soal akses jalan yang sulit dilalui saat diguyur hujan. Warga 7 KK di belakang TPA terpaksa memutar lewat kebun.

"Yang kasian rumah di belakang ada 7 kk, sangat prihatin lewat jalan ini kalau hujan mereka ndak bisa lewat, susah, jalan kaki lewat kebun. Selama ini pembetulan jalan dulu pernah hanya spot-spot saja," jelasnya.

Karman berharap, pemerintah segera mencari alternatif lain sebagai tempat pembuangan akhir sampah dan memperbaiki jalan.

"Semoga pemerintah memberikan solusi terbaik dicarikan tempat sampah lain mengingat baunya iya, kemudian kalau sakit kulit gatal ada tapi ndak parah, mungkin sudah kebal. Air sangat tercemar kecuali sumur bor. Kalau bau tergantung arah angin. Harapan saya TPA dipindah, katanya sudah ada, tapi sampai sekarang tidak ada realisasi. Harapan warga pemerintah mencari alternatif lain, yang bisa memenuhi pembuangan sampah," harap Karman.

Benahi TPA

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Edy Harmaini mengatakan daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di KM 7 Desa Balai Agung, sudah nyaris penuh dengan sampah.

Ditambah lagi, saat ini belum ada cadangan TPA di lokasi lain yang menyebabkan volume sampah menggunung mendekat pemukiman warga.

"Sampai saat ini belum ada TPA cadangan. Kita terus benahi yang lama," kata Edy kepada Tribunpontianak, Senin 22 Agustus 2022.

Inovasi Koleksi Taman Berpindah Sulap Bukit Sampah Menjadi Asri dengan Tanaman Tematik

Ada banyak pekerjaan besar yang dilakukan Edy untuk mengurai persoalan sampah di Kabupaten Sintang. Khusus di TPA Pal 7, Dinas Lingkungan Hidup akan memperbaiki jalan masuk, hingga terminal putarnya, termasuk drainase.

"Banyak hal lah. Seperti jalan masuk, terminal putarnya, sistem zonasi buang sampahnya, drainase, lampu, sistem pengelolaan sampahnya dan pohon peneduh," beber Edy.

Disinggung soal rencana TPA cadangan di Jerora, Edy menyebut masih tahap administrasi.

"Lokasi di sana sedang disiapkan bappeda secara administrasi dulu," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved