Lokal Populer
Bobol Kotak Amal, Seorang Pemuda di Pontianak Diusung Menggunakan Keranda Mayat Menuju Mobil Polisi
Setelah masa berpulangan ia diikat dan dimasukkan ke dalam keranda, kemudian diarak dan dibawa masuk dengan keranda tersebut ke dalam mobil Polisi
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Aksi pencurian atau pembobolan kotak amal kembali terjadi, kali ini di Masjid Sirajul Munir Jalan Kom Yos Soedarso, Pontianak Barat, Minggu 21 Agustus 2022.
Upaya pencurian tersebut dilakukan oleh seorang pemuda, yang disinyalir ada rekan lainnya namun tidak ikut masuk ke dalam TKP.
Berdasarkan Ketua Masjid Ustadz H Ibrahim Yusuf Mohan, Kejadian bermula pukul 02.30 WIB, berawal dari anaknya atas nama Ansori yang mengecek CCTV masjid.
Dari monitor CCTV, Ansori melihat ada seseorang yang memasuki masjid dan kelihatan ingin membuka kotak amal.
• Kepergok Curi Kotak Amal di Masjid, Pria di Pontianak Diarak Menggunakan Keranda Jenazah
Melihat itu, Ansori langsung bergegas menghubungi warga sekitar masjid melalui grup WhatsApp.
Tidak lama berselang Ansori dan 9 rekan lainnya langsung mengepung sekitar masjid Sirajul Munir itu.
Pelaku sempat melakukan perlawanan dengan menggunakan tongkat khutbah Masjid.
Namun karena sendirian dan telah dikepung oleh masyarakat ia langsung menyerahkan diri, seraya meminta ampun.
Ketika diinterogasi warga ia tidak menjawab sepatah katapun seperti orang bisu, ia hanya memberikan jawaban alamat rumahnya melalui tulisan dengan keterangan yang berubah-ubah.
Ia sempat mengaku warga Jl Pramuka, RT 07 RW 01, namun ketika ketua RT datang malah tidak mengenalinya dan mengaku bahwa pelaku bukan warganya.
Kemudian ia dilarikan ke gudang masjid untuk menghindari amukan masa, sebab warga yang berlalu lalang di Jalan Kom Yos Soedarso hampir semua singgah untuk melihat kejadian tersebut dan dibuat geram olehnya.
Setelah masa berpulangan ia diikat dan dimasukkan ke dalam keranda, kemudian diarak dan dibawa masuk dengan keranda tersebut ke dalam mobil Polisi yang datang sekitar pukul 07.00 WIB.
Kemudian saat ini ia telah diamankan oleh Polsek Pontianak Barat, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sempat Melawan
Terduga pencuri kotak amal masjid Sirajul Munir yang diarak pakai keranda jenazah sempat melawan saat akan diamankan warga, Minggu 21 Agustus 2022.
Pelaku melakukan perlawanan menggunakan tongkat yang biasa digunakan khatib Jumat.
Namun karena sendirian dan telah dikepung warga, ia akhirnya menyerahkan diri, seraya meminta ampun.
Hal ini disampaikan Ketua Masjid Sirajul Munir, Ustadz H Ibrahim Yusuf Mohan kepada Tribun Pontianak, Minggu 21 Agustus 2022.
Ustadz Ibrahim mengatakan, percobaan pencurian dilakukan seorang pemuda sekitar pukul 02.30 WIB.
Saat itu, Ansori, anak ustadz Ibrahim yang mengecek CCTV masjid melihat ada seseorang yang memasuki masjid dan kelihatan ingin membuka kotak amal.
Melihat itu, Ansori langsung bergegas menghubungi warga sekitar masjid melalui grup WhatsApp.
• Kepergok Curi Kotak Amal di Masjid, Pria di Pontianak Diarak Menggunakan Keranda Jenazah
Tidak lama berselang Ansori dan 9 rekan lainnya langsung mengepung sekitar masjid Sirajul Munir itu.
Pelaku sempat melakukan perlawanan meski akhirnya menyerahkan diri seraya minta ampun.
Ketika di interogasi warga ia tidak menjawab sepatah katapun.
Ia hanya memberikan jawaban alamat rumahnya melalui tulisan dengan keterangan yang berubah-ubah.
Sempat mengaku warga Jl Pramuka, RT 07 RW 01.
Namun ketika ketua RT datang malah tidak mengenalinya dan mengaku bahwa pelaku bukan warganya.
Kemudian ia dilarikan ke gudang masjid untuk menghindari amukan masa, sebab warga yang berlalu lalang di Jalan Kom Yos Soedarso hampir semua singgah untuk melihat kejadian tersebut dan dibuat geram olehnya.
Setelah massa berpulangan, terduga pelaku pencurian ini diikat dan dimasukkan ke dalam keranda jenazah.
Dia kemudian dibawa ke dalam mobil Polisi yang datang sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat ini terduga pelaku diamankan oleh Polsek Pontianak Barat, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan Ustadz H Ibrahim Yusuf Mohan ini adalah kasus pencurian yang ke 8 kalinya di Masjid Sirajul Munir.